alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan Imunisasi untuk 43.688 Siswa SD

13 Oktober 2020, 20: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

BERI KEKEBALAN: Imunisasi siswa SD dilakukan untuk memberikan mereka kekebalan di masa pandemi.

BERI KEKEBALAN: Imunisasi siswa SD dilakukan untuk memberikan mereka kekebalan di masa pandemi. (DOK/JPC/RADAR MOJOKERTO)

Share this      

SURABAYA - Hingga saat ini pembelajaran tatap muka belum bisa dilakukan di jenjang sekolah dasar (SS) di Kota Surabaya. Namun, kondisi kesehatan  siswa-siswa SD tetap mendapat perhatian Pemkot Surabaya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, pemkot mengadakan imunisasi masal untuk menjaga kekebalan tubuh para siswa selama pandemi Covid-19. Apalagi anak-anak saat ini lebih banyak berada di rumah selama tujuh bulan.

Pelaksanaan imunisasi dibagi menjadi beberapa shift.  Petugas  menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) yang ketat. "Mekanismenya, siswa akan dijadwalkan oleh gurunya. Setiap sesi ada 15 siswa yang diimunisasi. Setelah 15 siswa itu selesai, baru kemudian sesi berikutnya,” kata Febriadhitya, Selasa (13/10).

Imunisasi pelajar dimulai pada Rabu (14/10) ini hingga November mendatang. Nanti petugas puskesmas akan mengunjungi masing-masing sekolah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. "Ini sebetulnya program rutin Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Sebelum masuk sekolah anak-anak juga perlu menjaga kekebalan tubuh," katanya.

Imunisasi tersebut diperuntukkan bagi siswa kelas 1, 5, dan 6 SD atau sederajat. Jenis imunisasinya Measles Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV). Dua jenis imunisasi itu menyasar 43.688 anak selama Oktober ini.  “Sementara November jenis imunisasinya Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD). Kalau yang ini ada tambahan kelas 2 SD,” ungkapnya.

Febri mengungkapkan, lokasi imunisasi di hari pertama di SD Karunia Hidup, Ngagel Tirto. Kemudian keesokan harinya, imunisasi digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhyidin, Jalan Gebang Kidul, Kelurahan Gebang Putih. Berikutnya, 16 Oktober ada empat titik lokasi di kelurahan yang berbeda-beda.

Hingga nantinya akan menyeluruh ke seluruh sekolah SD/MI di Kota Surabaya. Dengan pelaksanaan imunisasi ini diharapkan tetap disiplin prokes.

Febri juga mengimbau para guru agar selalu disiplin prokes. “Biasanya kan anak-anak kalau sudah lama tidak ketemu kangen sama temannya. Tapi itu tetap harus terus dijaga. Dan satu lagi anak-anak wajib pakai masker,” tegasnya.

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya Nurhasan mengkhawatirkan adanya kerumunan siswa saat diadakan imunisasi. "Saya khawatir pas nanti ujug-ujug ada swab atau rapid bagi anak-anak," ungkapnya. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP