alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Lawan Penumpang yang Membegalnya, Driver Ojol Dibacok Sajam

13 Oktober 2020, 19: 35: 02 WIB | editor : Wijayanto

PEMBERANI: Petugas menolong Dimas Raka seusai dibegal di Jalan Undaan Kulon, Surabaya.

PEMBERANI: Petugas menolong Dimas Raka seusai dibegal di Jalan Undaan Kulon, Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

 
SURABAYA - Driver ojek online (ojol) kudu ekstra hati-hati saat mengambil penumpang malam hari. Bisa jadi penumpang tersebut berniat jahat. Ini yang dialami Dimas Raka, 24, warga Jalan Tenggumung Baru Selatan V, Surabaya, Senin (13/10) malam. 

Betapa kagetnya Dimas saat diserang penumpangnya sendiri di kawasan Undaan Kulon, Surabaya. Bukannya keder, Dimas tetap bersikap tenang meski menahan sakit dan darah yang mengalir di bagian belakang tubuhnya.

Dimas kemudian turun dari motornya dan melakukan perlawanan terhadap bandit jalanan tersebut. Ini membuat pelaku dikepung massa. Sepeda motor milik Dimas, Yamaha Aerox nomor polisi L 5201 NL, pun gagal dibawa lari pelaku.

Korban sempat bersimbah darah. Ini diakibatkan pelaku menyerangnya menggunakan senjata tajam. Hingga korban mengalami luka sayatan di bagian leher belakangnya. "Korban masih dirawat di RSUD dr Soetomo," ujar Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno, Selasa (14/10).

Kejadian tersebut bermula saat Dimas berada di Waru, Sidoarjo. Saat itu, korban sedang mencari penumpang. Tiba-tiba datang pelaku yang diketahui berinisial AA. Ia meminta tolong korban mengantar ke kawasan Surabaya Utara. Namun, seperti modus begal biasanya, pelaku mengaku tidak memiliki aplikasi.

Korban pun mengiyakan dan mengambil penumpang secara offline. Dalam perjalanan, korban  melintas di Jalan Undaan Kulon, Genteng, Surabaya. Saat kondisi jalan sepi, tiba-tiba korban diserang pelaku.

Pelaku menyabetkan sajam ke bagian belakang leher korban. Korban yang kesakitan mencoba tenang dan menghentikan motornya kemudian melawan pelaku. "Korban berteriak minta tolong sehingga massa yang mendengar berdatangan ke lokasi," ujar Iptu Sutrisno.

Pelaku akhirnya diamankan korban bersama massa. Polisi kemudian datang ke lokasi dan mengamankan penjahat jalanan itu. "Kami masih menyelidiki dan mengembangkan lagi,"  ujarnya. (gun/rek)

 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP