alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Gegara Covid, Pembayaran Ganti Rugi Proyek JLLT Tertunda Tahun Depan

13 Oktober 2020, 15: 07: 04 WIB | editor : Wijayanto

STOP DULU: Warga berada di jalur akses Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) di kawasan Kedinding, Surabaya, Senin (12/10).

STOP DULU: Warga berada di jalur akses Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) di kawasan Kedinding, Surabaya, Senin (12/10). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Proyek pembanguan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) ruas Nambangan-Kedungcowek kini sudah masuk sisi selatan Jalan Nambangan. Namun, masih ada persil yang belum dibayar ganti ruginya  karena anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Sekitar 60 persil tanah yang belum dibebaskan. Enam persil sudah dibebaskan pada bulan Agustus lalu. "Pembayaran ganti rugi akan dilakukan tahun 2021," kata Kasi Trantib Kelurahan Tanah Kalikendiding Agus Sugiyanto.


Kondisi persil-persil yang belum dibebaskan bervariasi. Ada yang hanya lahan saja, ada lahan yang di atasnya berdiri bangunan rumah, dan tak sedikit yang belum diketahui pemiliknya. "Tapi rata-rata lahannya sudah berdiri bangunan," kata Agus.

Menurut dia, persil-persil tersebut sudah diukur panjang lebarnya oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pihaknya hanya mengundang pemilik persil untuk ditemukan dengan PU dan BPN. "Kalau sudah diukur lebar dan panjangnya, kami undang pemilik persil itu. Sebab, kesepakatannya ada di kedua belah pihak," imbuhnya.

Agus mengungkapkan, saat ini warga telah sepakat untuk pembayaran ganti rugi. Selain itu, warga juga tidak keberatan dengan adanya pembangunan JLLT. Sehingga, diperkirakan pembayaran tahun depan berjalan lancar. "Warga sudah sepakat semua," ungkapnya.

Sementara itu, pembangunan JLLT tahap satu yang dimulai dari Kelurahan Kedungcowek telah rampung. Penyambungan dilakukan untuk memecah kepadatan lalu lintas dari dan menuju Jembatan Suramadu. Panjang JLLT tersebut mencapai 850 meter. Saat ini sejumlah ruas sudah diaspal.

 Sekeretaris Camat Kenjeran, Sukanan menjelaskan, JLLT ruas Nambangan ke Suramadu diprediksi lebih cepat dan bisa digunakan dulu. "Akses itu menjadi jalur utama ke Suramadu agar pengendara bisa langsung masuk JLLT untuk menghindari kemacetan," paparnya.

Hingga saat ini ada sekitar 250 persil lahan total keseluruhan yang ada di Kelurahan Tanah Kalikedinding yang sudah digunakan untuk JLLT. Pembangunan jalan sisi utara ditargetkan selesai akhir tahun ini.

"Perkiraannya tahun ini kalau melihat progres pembangunannya. Meski sudah jadi sebagian, tapi jalan akses ke Suramadu masih ditutup," pungkasnya. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP