alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polisi Buru Perusak Fasum dan Pencuri CCTV di Grahadi

12 Oktober 2020, 06: 04: 07 WIB | editor : Wijayanto

SELIDIKI: Pelaku aksi perusakan lampu di taman Gedung Grahadi kini diselidiki dan diburu.

SELIDIKI: Pelaku aksi perusakan lampu di taman Gedung Grahadi kini diselidiki dan diburu. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Penyelidikan terkait unjuk rasa yang berakhir ricuh di depan Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (8/10) lalu terus berlanjut. Meski sudah mengamankan 12 orang yang diduga melakukan pengerusakan dan penyerangan polisi masih mencari pelaku lain. Satreskrim Polrestabes Surabaya yang melakukan penyelidikan  sedang mencari pelaku perusakan fasilitas umum (fasum). 

Satreskrim Polrestabes Surabaya saat ini menyelidiki pelaku perusakan fasum. Seperti diketahui, saat kerusuhan terjadi massa merusak pintu pagar Gedung Grahadi, Surabaya. Kemudian, beberapa oknum juga merusak lampu taman yang berada di sisi selatan pagar. Bahkan, karena kesulitan, oknum tersebut secara terang-terangan merusak lampu menggunakan pipa panjang yang tidak tahu dari mana mendapatkannya. 

Tidak hanya itu saja, polisi juga mencari oknum yang merusak CCTV yang berada di sisi utara Gedung Grahadi. Ulah oknum ini sempat terekam ponsel yang menunjukkan bagaimana ia memanjat tiang penerangan jalan umum (PJU). Kemudian mengambil CCTV beserta peralatannya yang berada di boks. "Kami masih melakukan penyelidikan. Kami masih pelajari foto dan beberapa rekaman yang menunjukkan aksi perusakan fasum saat kerusuhan berlangsung, " tutur Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 253 orang diamankan selama proses unjuk rasa di dua lokasi yaitu di Jalan Pahlawan dan depan Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, pada Kamis (8/10) siang. Pihak kepolisian mengamankan orang-orang ini karena diduga terkait dengan kerusuhan tersebut. Bahkan, polisi juga menetapkan  14 orang diantaranya sebagai tersangka kasus perusakan di sejumlah lokasi. (gun)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP