alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Terapkan Prokes, Bebas Bermain Tanpa Takut Corona

11 Oktober 2020, 06: 59: 35 WIB | editor : Wijayanto

AMAN: Sejumlah anak mencoba fasilitas bermain di wahana permainan anak yang menerapkan protokol kesehatan di Ciputra World Surabaya.

AMAN: Sejumlah anak mencoba fasilitas bermain di wahana permainan anak yang menerapkan protokol kesehatan di Ciputra World Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Di saat pandemi seperti saat ini, tak hanya orang dewasa yang merasa bosan karena serba keterbatasan. Begitu pun anak-anak juga merasakan hal serupa. Memasuki masa new normal, kini anak-anak mulai bisa sedikit bernapas lega lantaran beberapa tempat bermain baik outdoor maupun indoor mulai buka dan dapat dinikmati dengan penerapan protokol kesehatan.

Salah satu tempat bermain indoor yang sudah mulai menerapkan aturan tersebut adalah Kidzoona di Mal Ciputra World Surabaya. “Di era new normal ini, kami mulai menerapkan protokol kesehatan untuk pengunjung baik anak-anak maupun pengantar hingga para staf,” terang Adel selaku PIC Kidzoona Ciputra World Surabaya, Jumat (9/10).

Bagi siapapun yang akan memasuki area bermain diwajibkan menggunakan masker atau face shield, serta tak lupa melewati pengecekan suhu tubuh terlebih dulu dan membersihkan telapak tangan dengan hand sanitizer. “Tidak hanya itu, saat berada di area bermain, anak-anak juga diharuskan untuk menjaga jarak minimal satu meter,” tambahnya.

Selain itu, tiap corner di area bermain pun hanya boleh diisi maksimal dua anak. Hal ini dilakukan untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung area bermain. Untuk menambah keamanan arena bermain, secara rutin staf juga melakukan penyemprotan disinfektan tiap satu jam sekali baik ada maupun tidak ada pengunjung.

Hal ini disambut baik oleh orang tua yang memiliki anak pada usia aktif bermain. Menurut mereka, mencari tempat bermain yang aman dan nyaman di masa pandemi cenderung sulit. Itu dirasakan oleh Christina Chinx. “Sebelum mengizinkan anak-anak bermain, sejak sebulan lalu, saya sudah mulai survei lokasi. Melihat arena bermain mana yang sekiranya aman dan nyaman untuk anak saya,” ujarnya.

Apabila sudah memenuhi syarat tersebut, Christina tidak akan melarang anak-anaknya untuk bermain di luar. “Karena ini juga sudah masuk masa new normal, akhirnya saya mengizinkan mereka bermain di luar. Selain anak-anak, orangtua juga merasa aman dan nyaman meski mereka harus bermain di luar rumah,” tambahnya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP