alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Begal Sadis di Pasuruan yang Didor Mati Selalu Bawa Bondet

11 Oktober 2020, 06: 11: 42 WIB | editor : Wijayanto

TAMAT: Tersangka Suis semasa hidup.

TAMAT: Tersangka Suis semasa hidup. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Suis, penjahat kawakan yang ditembak mati Tim Subdit III Jatanras dan Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota, dikenal sebagai raja tega. Pria asal Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Grati, Pasuruan itu sudah melakukan pencurian dan kekerasan di sejumlah lokasi di Pasuruan dan sekitarnya.

"Perannya ganti-ganti, kadang pengawas dan eksekutor," ungkap Kasubdit III Jatanras Kompol Oki Ahadian, Jumat (9/10).

Oki menambahkan, sebelum tewas didor, Suis sempat melawan petugas menggunakan senjata api jenis revolver dengan peluru tajam kaliber 5,56 mm. Hingga menyebabkan luka tiga polisi. "Tersangka selalu membawa senjata rakitan, sajam. Kami masih kembangkan untuk mencari kelompoknya," ujar sumber internal Jatanras Polda Jatim.

Tak hanya itu. Tersangka Suis juga dikenal sebagai penjahat yang sadis. Ia selalu membawa sajam dan bondet. Apabila korbannya melawan, maka pelaku tak segan melukai korbannya.

Tim Jatanras Polda Jatim menembak mati tersangka Suis di jalanan Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Pasuruan, Senin (6/10) malam. Pelaku tewas setelah diterjang timah panas polisi. Sebelum tumbang, pelaku sempat ditarik petugas dari boncengan motor. 

Setelah jatuh, pelaku mengeluarkan senjata api dan menembakkan ke petugas. Namun, petugas tak tinggal diam. Karena melawan, Suis akhirnya meninggal diterjang timah panas polisi. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP