alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Suami Malas, Kesetiaan Langsung Lepas

11 Oktober 2020, 03: 26: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

Share this      

Tresno jalaran soko kulino. Karena setiap hari ketemu delapan jam, bahkan bisa lebih, di tempat kerja, cinta pun tumbuh di antara Karin 33, dan Donjuan, 35. Padahal, status Karin sudah mengantongi SHM atas nama Donwori, 34.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya

Karin adalah seorang karyawan toko di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya. Setiap hari ia bertemu dengan Donjuan yang berprofesi sebagai salesman di sebuah perusahaan penyuplai makanan, di mal yang sama.

Saking sering bertemu dan berkontak langsung, membuatnya keduanya saling jatuh cinta. Bahkan keduanya sering jalan bareng di luar jam maupun urusan pekerjaan masing-masing.

Perselingkuhan yang sudah berjalan hampir setahun itu baru diketahui Donwori ketika  keduanya sedang asyik nongkrong di sebuah warung kopi (warkop). Karena ketahuan selingkuh, mereka pun sempat cekcok di warkop tersebut hingga berujung gugatan perceraian di antara keduanya yang didaftarkan Karin di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya  .

Alasan Karin selingkuh adalah karena masalah ekonomi yang tidak tetap. Donwori dianggap pria yang malas dan tidak mau mencari pekerjaan. Bahkan di rumah pun tidak ada usaha sama sekali. Hingga akhirnya Karin memutuskan untuk berkencan dengan pria lain yang dianggap memiliki penghasilan lebih. “Saya capek sudah bilangi setiap hari, agar dia mencari pekerjaan. Sudah saya beri modal uang buat usaha, tapi malah dihabiskan untuk jajan dengan wanita lain,” kata Karin.

Karena masalah tersebut, Karin pun memilih mencari lelaki lain yang dianggap lebih bertanggung jawab. Karin pun memutuskan untuk menjalin hubungan dengan Donjuan, karena dirasa lebih mengerti dirinya. Kebetulam, Donjuan juga belum memiliki istri sehingga dirinya berani untuk berpacaran dengan pria tersebut.

Karin yang telah memiliki seorang anak, tidak menyiutkan nyali Donjuan untuk berpacaran dengan istri orang. Disamping itu, Karin pernah berkata akan menceraikan suaminya jika tidak ada perkembangan di kemudian hari. Perkataan itu pun terwujud, Karin memilih meninggalkan Donwori.  “Sudah saya beri kesempatan untuk memperbaiki diri mencari kerja yang sesuai bidangnya, masih saja dia tidak berubah lebih baik. Malah memilih nganggur, mengandalkan gaji saya yang tidak seberapa,” ucap Karin.

Pada akhirnya, Karin menggugat cerai Donwori di P Klas IA Surabaya dan memilih untuk menikah dengan Donjuan yang dinilainya lebih bertanggung jawab serta mau bekerja keras. “Ya gimana lagi, semakin hari kebutuhan semakin meningkat. Jadi ya ini sudah keputusan saya,” tandas Karin. (*/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP