alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Padukan Fashion dan TikTok untuk Rayakan Anniversary

06 Oktober 2020, 14: 02: 04 WIB | editor : Wijayanto

FASHION APD: Sejumlah anggota komunitas TikTok di Surabaya berpose dengan busana bertema APD karya desainer Njo May Fen di Lenmarc Mall Surabaya

FASHION APD: Sejumlah anggota komunitas TikTok di Surabaya berpose dengan busana bertema APD karya desainer Njo May Fen di Lenmarc Mall Surabaya (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Fashion dengan TikTok dewasa ini menjadi kolaborasi baru yang tengah tren di dunia maya. Perpaduan unik itu pula yang diadopsi Pison Art N Fashion Foundation (PAFF) dalam merayakan anniversary ke-11 di Landmarc Mal.

Dengan mengajak komunitas TikTok di Surabaya, mereka melakukan shoot video yang menampilkan karya-karya fashion terbaru dari PAFF. Seperti busana yang ditampilkan fashion designer Elizabeth Njo May Fen yang menamai koleksi terbarunya yang diperagakan oleh komunitas TikTok tersebut dengan nama Luminous.

Luminous merupakan pakaian waterproof yang dibuatnya menjadi semacam alat pelindung diri (APD) yang mampu bercerita soal keadaan saat ini. Dimana kondisi sekarang yang seakan gelap karena semua sektor terdampak Covid-19, tapi tetap berusaha untuk bisa bersinar. Itu semua ditampilkannya dalam pakaian yang dibuat dengan motif tie dye printing.

Elizabeth Njo May Fen yang akarab disapa Afen menjelaskan, busana rancangannya itu memiliki warna abu-abu gelap. Akan tetapi, jika terkena sorot lampu warnanya berubah menjadi kebiruan.

“Kalau pakaian ini nggak kena lampu yang menyorotnya di tempat yang gelap, warnanya akan abu-abu. Tapi kalau dia di tempat gelap dan tersorot lampu warnanya bakal berubah jadi biru,” kata Afen, Senin (5/10).

Didesain dengan cutting yang didominasi oversize, Afen membuat Luminous menjadi banyak macam outer. Konsep ini pun sangat cocok dengan kaum milenial zaman sekarang yang akhirnya ditemukanlah dengan komunitas TikTok. “Di komunitas ini juga mereka dari fokus konten yang beda-beda. Ada yang senang di bidang dancing, menyanyi, MUA (make up artist, red), model, sampai fashion stylist juga ada,” jelasnya.

Dengan begitu, Afen berharap meski di masa pandemi yang sulit ini, dia bersama timnya bisa merayakan hari jadi PAFF dengan tetap meriah. “Meskipun tanpa penonton. Karena angka 11 ini menjadi angka yang sakral bagi saya dan PAFF,” tandasnya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP