alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Sportainment Surabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Aji Imbau Suporter Persebaya Tidak Hadir di Stadion

28 September 2020, 03: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

IMBAU: Aji Santoso ingin suporter tidak hadir langsung ke stadion.

IMBAU: Aji Santoso ingin suporter tidak hadir langsung ke stadion. (NET/PERSEBAYA.ID)

Share this      

SURABAYA - Larangan bagi suporter hadir ke stadion rupanya bukan gertak sambal. PT. LIB selaku operator liga sedang menggodok peraturan untuk mempertegas larangan tersebut. Wacananya, tim yang  suporternya hadir di stadion akan dihukum dengan kekalahan.

Langkah tersebut didukung pelatih Persebaya, Aji Santoso. Menurutnya seluruh elemen suporter harus mematuhi peraturan tersebut jika memang sudah disahkan.

"Kalau seumpama nanti itu menjadi aturan final dari federasi, tentunya suporter tidak hanya Bonek, semua harus mematuhi itu," kata Aji di laman Persebaya.

"Kalau memang nantinya PSSI memberikan hukuman kekalahan bagi tim yang suporternya berkumpul di stadion, saya mendukung. Karena federasi melihat hal yang lebih besar," imbuhnya.

Aji menjelaskan, dengan aturan tersebut PSSI ikut akti dalam menekan kemungkinan penyebaran virus Covid-19. Khususnya di lingkungan sepak bola. Mengingat kasus konfirmasi positif di Indonesia masih terus meningkat setiap harinya.

"Pastinya PSSI dan LIB ingin pertandingan berjalan dengan lancar dan Covid tidak akan menular dan menyebar. Makanya pemikiran ini menurut saya sangat bagus karena kami berkompetisi dalam kondisi tidak normal," terang mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.

Sementara itu manajer Persebaya, Candra Wahyudi mengaku dirinya mendesak adanya regulasi yang tegas bagi tim yang melanggar aturan tanpa penonton. Candra meminta agar operator liga segera merilis secara resmi detail aturannya.

"Kami mengusulkan adanya regulasi yang tegas dan punishment yang tegas pula kalau sampai ada penonton yang hadir," tutur Candra.

Dirinya tidak ingin dengan dimulainya liga justru menjadi klaster baru dari penyebaran Covid-19. Sehingga membahayakan kelangsungan hidup klub dan sepak bola Indonesia pada umumnya.

Operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB), membenarkan soal sanksi tegas jika penonton atau suporter yang memaksakan datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya berlaga.

Melarang penonton datang ke stadion menyaksikan  pertandingan pada lanjutan Liga 1 2020 yang akan dimulai 1 Oktober mendatang, menjadi salah upaya untuk menekan munculnya kasus baru di dunia sepak bola Tanah Air.

Hal itu harus dilakukan guna mencegah kasus baru penyebaran Covid-19 di sepak bola yang tak cukup hanya dengan menerapkan protokol kesehatan secara baik dan benar. Terlebih segelintir oknum suporter klub Indonesia dikenal nekat dan tak kenal rasa takut.(sam/psby/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP