alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Events Surabaya
icon featured
Events Surabaya

Bukit Darmo Kembali Gelar Turnamen Golf dan Gowes

20 September 2020, 20: 35: 45 WIB | editor : Wijayanto

TURNAMEN LAGI: Salah satu pegolf sedang melakukan tee off di hole 1 Bukit Darmo Golf.

TURNAMEN LAGI: Salah satu pegolf sedang melakukan tee off di hole 1 Bukit Darmo Golf. (M AFIQ FIRDAUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Setelah vakum beberapa bulan karena pandemic Covid 19, Bukit Darmo Golf kembali menggelar turnamen golf. Namun turnamen kali ini dibikin berbeda karena digabungkan dengan kegiatan gowes (duathlon) dengan protokol kesehatan.  

Lenna Sumampouw, direktur Bukit Darmo Golf menjelaskan, sejak Maret 2020, pihaknya tidak mengadakan kegiatan turnamen. Selain untuk menghindari kerumunan sesuai anjuran pemerintah dan mencegah Covid 19, juga banyak yang belum berani ikut turnamen.

Namun setelah beberapa bulan vakum, tampaknya para pegolf merasa kangen untuk kembali bermain golf. Karena itu, BDG mencoba kembali mengadakan turnamen golf dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

DUATHLON: Selain turnamen golf yang diikuti pegolf lokal juga digelar gowes dengan menerapkan protokol kesehatan.

DUATHLON: Selain turnamen golf yang diikuti pegolf lokal juga digelar gowes dengan menerapkan protokol kesehatan. (M AFIQ FIRDAUS/RADAR SURABAYA)

“Ini turnamen pertama sejak ada pandemic Covid 19 pada Maret lalu. Banyak member yang sudah ingin kembali bermain setelah beberapa bulan tidak ada turnamen,” kata Lenna Sumampouw di clubhouse BDG.

Dalam turnamen perdana ini, pihaknya sengaja membatasi jumlah peserta. Hal ini agar tidak sampai crowded di lapangan karena masih pandemi. Selanjutnya pihaknya akan mengevaluasi apakah turnamen akan digelar lagi berkala seperti dulu.

“Sebelum pandemi, setiap bulan selalu ada turnamen. Bahkan bisa lebih satu kali sebulan. Kali ini kami belum bisa memastikan. Bisa 3-6 bulan sekali. Kami lihat dulu kondisinya,” katanya.

Dia mengaku sejak pandemic Covid 19, jumlah pegolf yang turun lapangan menurun signifikan terutama para ekspatriat. Sebab banyak ekspatriat terutama dari Eropa dan Amerika yang pulang ke negaranya. Sehingga saat ini yang masih aktif bermain golf kebanyakan dari pemain lokal.

Namun dia mengaku masih ada harapan. Sebab sekarang banyak pegolf muda yang terus tumbuh jumlahnya di Surabaya. Mereka banyak memanfaatkan waktu luang selama pandemic Covid 19 untuk belajar bermain golf. “Target kami sekarang pegolf-pegolf muda di bawah usia 50 tahun. Sekarang hampir tiap hari driving range selalu ramai,” tandas Lenna.

Miftoh Hadi, general manager BDG menambahkan, kali ini kegiatan digabung dengan gowes (duathlon). Karena gowes memang lagi ngetren di Surabaya. Setelah gowes pagi hari, langsung dilanjutkan tee-of untuk turnamen golf.

“Kegiatan ini diikuti member dan guest. Untuk gowes, kami sediakan hadiah 12 sepeda. Sedangkan untuk golf, selain trophy pada setiap flight, juga ada hole in one dengan hadiah mobil,” ujar Miftoh Hadi. (fix/jay)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP