alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Pilih Selingkuh Ketimbang Ngeramut Bojo Males

18 September 2020, 02: 25: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Memilih selingkuh menjadi cara Karin bercerai dari Donwori. Ia melakukannya karena sudah tak tahan dengan suami yang pekerjaannya hanya serabutan. Sementara di luar sana, sudah ada Donjuan, pria mapan yang siap menjadi suami baru.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya

Donwori hanya bisa gigit jari ketika Karin mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya. Pria 30 tahun itu tak mengira sama sekali, kalau istrinya bisa senekad itu. Soalnya, Karin itu tipe perempuan yang iya-iya saja.

Sehari-hari, Donwori itu pria yang pekerjaannya tidak menentu. Orang zaman dulu menyebutnya serabutan. Mungkin zaman milenial ini, sebutannya freelance.

Cap ‘serabutan’ itulah yang akhir-akhir ini membuat Karin muntab, dan akhirnya menyerah alias tidak tahan. Sebab, serabutan itu menyebabkan perekonomian domestik rumah tangga Donwori-Karin menjadi tidak jelas. Semakin tidak jelas sejak Covid-19 datang, karena pendapatan terus menyusut. Sementara pengeluaran rumah tangga justru kian membengkak karena harus beli vitamin, makanan bergizi, hand sanitizer dan kroni-kroninya untuk menghadap virus corona.

Perceraian pun dipilih Karin agar Donwori jera.  “Saya sudah gak sanggup dengan Donwori. Masa disuruh usaha cari kerja yang mapan, yang gajinya jelas setiap bulan, eh malah banyak selali alasannya,” ujar Karin.

Selain kemauannya, kedua orang tuanya juga meminta agar Karin berpisah dengan Donwori. Pilihan itu dirasa baik bagi rumah tangga Karin, agar ia tidak lagi terbebani mengurus suami yang tidak tahu diri. “Selama ini, masak hidupnya cuma numpang ke keluarga saya. Mengandalkan gajinya yang gak jelas untuk hidup. Dia juga tida ada usaha sama sekali untuk memperbaiki diri,” ucapnya.

Bukan itu saja, Karin juga tidak ingin memanjakan suaminya itu. Dengan harapan, Donwori bisa berubah menjadi lebih baik lagi. “Saya sebetulnya nggak tega meninggalkan dia, tapi kalau dibiarin begitu, yang ada malah saya kecewa seumur hidup,” aku Karin.
Rupanya Karin bisa tegas mengucap seperti itu karena hubungan dia dengan Donjuan juga didukung oleh kedua orang tuanya. Sehingga perpisahan Karin dengan Donwori pun tak terhindarkan.
Karin dan Donwori resmi cerai di PA Klas IA Surabaya seminggu lalu. “Kalau bukan karena orang tua dan masa depan saya, saya tidak akan melakukan hal ini,” pungkasnya.  (*/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP