alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

KPU Takkan Gugurkan Bacakada yang Positif Covid-19

17 September 2020, 17: 14: 52 WIB | editor : Wijayanto

Ketua KPU Jatim Choirul Anam

Ketua KPU Jatim Choirul Anam (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA-Tiga bakal calon kepala daerah pada tiga kabupaten/kota di Jawa Timur terkonfirmasi positif Covid-19. Antara lain bakal calon wali Kota Surabaya Machfud Arifin, bakal calon wakil Bupati Sidoarjo Dwi Astutik dan Bakal Calon Bupati di Trenggalek. Ketiganya dijadwalkan akan menjalani tes swab, Kamis (17/9).

Komisioner Divisi Bidang Teknis dan Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Insan Qoriawan mengatakan tes swab ulang hari ini  merupakan salah satu tahapan Pilkada yang wajib diikuti ketiga Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) tersebut.

Hal itu untuk mengetahui apakah ketiganya sudah sembuh dari Covid-19 atau belum. “Tes swab akan dilakukan oleh pihak rumah sakit yang sudah ditentukan seperti RSUD dr Soetomo,” ujarnya.

Insan menambahkan jika hasil tes swab bacakada negatif virus SARS CoV-2, maka mereka langsung menjalani tahapan berikutnya dalam tes kesehatan. Seperti tes psikologi, psikiater hingga kondisi fisik tubuh masing-masing.

“Tapi jika hasilnya positif, maka wajib menjalani isolasi lagi hingga benar-benar dinyatakan sembuh. Setelah hasilnya negatif baru calon tersebut mengikuti prosedur pemeriksaan ketentuan yang ada,” jelas Insan.

Sementara, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan jika kandidat yang dinyatakan positif Covid-19 belum juga sembuh, pihaknya akan melakukan perubahan tahapan. Menurutnya perubahan tahapan itu nantinya akan memberikan ruang bagi kandidat penyintas (survivor) Covid-19 untuk menjalani tes kesehatan susulan.

“Kalau sampai tanggal 21 atau 22 September belum bisa dilakukan tes kesehatan karena masih positif, maka akan dilakukan perubahan tahapan,” katanya.

Anam menambahkan meski dinyatakan positif Covid-19, Bacakada tidak serta merta gugur. karena menurutnya pemeriksaan kesehatan itu sudah ada standarnya. “Sedangkan bagi yang sudah menjalani tes kesehatan maka akan tetap dilakukan penetapan pada 23 September,” tuturnya.

Lebih lanjut Anam mengatakan untuk bacakada terkonfirmasi positif Covid-19, maka yang bersangkutan harus mematuhi aturan protokol kesehatan. Mereka yang terinfeksi diminta menjalani isolasi mandiri baik di rumah atau di rumah sakit. Sementara jika tahapan kampanye tengah berlangsung, maka kampanye bisa dilakukan melalui daring. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP