alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Maling Nekat Jebol Panel Telepon Milik Provider di Lima Lokasi

17 September 2020, 16: 39: 36 WIB | editor : Wijayanto

KENA BATUNYA: Tersangka Ashari diamankan di Polrestabes Surabaya.

KENA BATUNYA: Tersangka Ashari diamankan di Polrestabes Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Aksi pencuri satu ini terbilang nekat. Ia mencuri isi panel boks milik PT Telkom yang terpasang di tiang-tiang di pinggir jalan. Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya akhirnya menangkap Ashari, 42, warga Jalan Simorejo I, Sukomanunggal, saat hendak beraksi di Balongsari Tama Selatan. Sementara satu temannya kabur.

Penangkapan tersangka bermula ketika polisi mendapat laporan mengenai pencurian panel boks milik PT Telkom di sejumlah wilayah di Surabaya. Polisi mencurigai tersangka karena ciri-cirinya sesuai dengan keterangan sejumlah saksi.

"Kami menemukan seseorang yang sama dengan ciri tersangka berada di Balongsari Tama Selatan. Tersangka beraksi menggunakan mobil," ungkap Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana.

Saat tersangka mengeluarkan linggis, polisi langsung menyergapnya. Sementara teman tersangka berhasil kabur. Polisi menyita mobil yang digunakan tersangka, linggis, tang, obeng, gunting serta berbagai kunci yang sudah disiapkan sejak dari rumah.

Polisi kemudian menggeledah rumah tersangka dan menemukan dua boks tempat panel dan satu set kabel panel. "Mobil tersebut milik temannya. Kami juga menyita uang hasil penjualan MCB Rp 700 ribu," ujarnya.

Iptu Arief mengatakan, tersangka mencuri panel tersebut pada malam hari. Ia menggunakan mobil kemudian membuka paksa panel dalam keadaan terkunci. Ia menjual komponen panel telepon tersebut ke seseorang yang masih diburu polisi.

Tersangka Arief mengaku sudah mencuri di lima lokasi, yaitu di Jalan Demak, Tandes, Margomulyo, Seneni, dan Menganti, Gresik. Ia mencongkel menggunakan linggis kemudian mengambil isinya.

"Tersangka sudah siap peralatan. Selama ini tersangka tidak pernah ketahuan. Jika ada warga, mereka mengaku teknisi," ungkapnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP