alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Kurva Covid-19 di Jatim Melandai, Masyarakat Diminta Tteap Disiplin

17 September 2020, 14: 32: 00 WIB | editor : Wijayanto

KEBIASAAN SEHAT: Kebiasaan mencuci tangan dan pakai masker di tempat umum menjadi kebiasaan baru yang harus dijaga untuk menegakkan protokol kesehatan.

KEBIASAAN SEHAT: Kebiasaan mencuci tangan dan pakai masker di tempat umum menjadi kebiasaan baru yang harus dijaga untuk menegakkan protokol kesehatan. (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA-Pakar epidemiologi Universitas Airlangga Dr Windu Purnomo menyebut kurva kasus penambahan harian penyebaran Covid-19 di Jawa Timur sudah mendatar. Meski demikian, posisi tersebut masih belum sepenuhnya membaik.

Karena itu, ia menyambut baik disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum) di Jawa Timur. Perda itu dilengkapi dengan pemberian sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Sanksi yang tertuang di perda berupa denda yang lumayan berat.

"Itu yang harus dilakukan terus. Artinya, bahwa Jatim harus memperketat terus penanganan Covid-19 karena Jatim belum aman, tapi tidak memburuk secara umum,” kata Windu.

Menanggapi pemaparan Dr Windu Purnomo, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Heru Tjahjono terus mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satu langkah utama yang diharapkan adalah soal kedisiplinan menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, serta menjaga jarak.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk berbagai komunitas, agar disiplin protokol kesehatan. Seperti komunitas pemusik, sepeda, dan sebagainya,” kata Heru Tjahjono.

Menurut Heru, selama pandemi Covid-19 masih belum bisa dihentikan dan belum ada vaksinnya, maka protokol kesehatan merupakan kunci utama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Ini bukan hanya menjadi perhatian pemerintah, tapi juga harus ada kesadaran masyarakat.

“Untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Jatim, Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran Pemprov Jatim terus menggelorakan pentingnya menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak yang aman kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim ini mengatakan, memakai masker menjadi hal hingga pandemi Covid-19 dinyatakan berhenti. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah penularan Covid-19. “Menggunakan masker ini sama seperti pakai baju sama pentingnya untuk seluruh masyarakat,” katanya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP