alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Berkas Pencalonan Bapaslon Pilwali Surabaya Belum Lengkap

16 September 2020, 18: 15: 55 WIB | editor : Wijayanto

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, menyatakan semua dokumen bakal pasangan calon yang akan berkontestasi di pemilihan serentak  2020 masih belum memenuhi syarat. Baik pasangan Eri Cahyadi-Armuji maupun Machfud Arifin-Mujiaman.

Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020 akan diikuti oleh dua bakal pasangan calon. Mereka adalah Eri Cahyadi-Armuji dan Machfud Arifin-Mujiaman. Keduanya telah mendaftar ke KPU.

Eri Cahyadi-Armuji diusung oleh PDIP dan PSI. Sementara Machfud Arifin-Mujiaman diusung oleh PKS, PKB, PPP, NasDem, Golkar, Demokrat, Gerindra dan PAN. "Hasil penelitian administrasi Bapaslon Eri-Armuji pada tahapan penelitian administrasi belum memenuhi syarat," kata Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi, Selasa (15/9).

Dokumen yang belum memenuhi syarat itu, kata dia, yakni sejumlah berkas administrasi seperti foto calon hingga Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk pelaporan dan pembayaran pajak.  "Misal foto kurang, bukti SPT tahunan baru diserahkan satu tahun, hanya syarat administrasi," katanya.

KPU pun memberi tenggat waktu kepada para bakal pasangan calon untuk memperbaiki dan melengkapi syarat administrasinya, mulai 14 hingga 16 September 2020. Para bakal pasangan calon wajib melengkapi jika ingin ditetapkan memenuhi syarat dokumen.

Sementara itu, berkas syarat administrasi bakal pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno diketahui belum memasuki tahap penelitian oleh KPU. KPU belum meneliti karena tes kesehatan Machfud-Mujiaman ditunda. Diketahui, Machfud dinyatakan positif virus corona dan harus menjalani isolasi. Karenanya, KPU membuat jadwal ulang penelitian dokumen mereka.

"Sesuai dengan tahapan perubahan yang sudah kami putuskan penelitian administrasi terhadap bapaslon satunya di mulai 17-20 September, menunggu tahapan tes kesehatan," ucapnya.(rmt/rak)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP