alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya
Cegah Covid-19

CitraLand Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di Fresh Market dan GWalk

16 September 2020, 08: 50: 17 WIB | editor : Wijayanto

CitraLand Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di Fresh Market dan GWalk

SURABAYA– Di tengah pandemi Covid-19, CitraLand Surabaya menerapkan protokol kesehatan secara ketat di dua tempat komersialnya, Fresh Market dan GWalk. Kedua tempat itu setiap hari menjadi jujukan banyak orang untuk berbelanja dan makan. 

Menurut Nada Putri, City Manager CitraLand, penerapan protokol sudah dilakukan sejak awal adanya Covid-19. Selain mematuhi anjuran pemerintah dan mencegah penularan Covid-19 juga agar pedagang dan pengunjung merasa aman dan nyaman 

“Kami melakukan protokol kesehatan secara ketat dari awal. Agar pedagang dan pengunjung merasa aman dan nyaman. Kami juga melakukan patroli setiap hari di Fresh Market dan GWalk,” ujar Nada Putri.

Dijelaskan, Fresh Market dan GWalk merupakan dua kawasan bisnis di CitraLand. Setiap hari dikunjungi banyak orang baik warga CitraLand Surabaya maupun warga lain yang ada di sekitar CitraLand. Bahkan tidak sedikit dari daerah lain.  

Selain untuk belanja kebutuhan rumah tangga seperti aneka bumbu, sayuran, beras, ikan, buah-buahan dan lainnya, banyak juga yang datang untuk makan. Sebab di dalam Fresh Market juga ada food court yang menawarkan aneka makanan dan minuman. 

Saat ini di Fresh Market ada 203 tenant dimana 63 merupakan tenant kuliner. Sisanya berjualan sayur, buahan-buahan, beras, ikan dan lainnya.

Sementara di GWalk ada 120 lebih tenant kuliner termasuk brand besar seperti Starbuck, Excelso dan lainnya.. 

Sebab itu, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti penyemprotan disiinfektan secara rutin dan berkala. Pada kawasan foodcourt,  meja makan juga dibersihkan dengan disinfektan setelah selesai digunakan. 

Akses masuk juga dibatasi dari semula 11 akses menjadi 3 akses saja. Hal ini untuk memudahkan pemantauan pengunjung dan pedagang. Setiap pengunjung dan pedagang juga wajib menggunakan masker dan suhu mereka juga dicek. 

“Mereka juga wajib cuci tangan dengan wastafel dan handsanitizer yang ada di setiap pintu masuk,” tambah Nada.

Untuk semua los, kios dan food court wajib menggunakan tirai penyekat. Bahkan meja makan di foodcourt juga ada penyekat transparan. Hal ini untuk mencegah kontak langsung sehingga semua pengunjung merasa aman dan nyaman.

“Kami juga menerapkan pembayaran cashless bekerja sama dengan aplikasi Miber dari Surabaya. Selain memudahkan juga untuk mencegah Covid-19. Fresh Market bahkan menjadi contoh untuk pasar-pasar lain di Surabaya dan Jatim,” kata Nada. 

Ahmad Helmi, coordinator publikasi CitraLand City menambahkan, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat di GWalk. Area kuliner terbesar di Surabaya ini setiap hari selalu ramai dikunjungi banyak orang dari berbagai daerah di Surabaya.

Misalnya, kasir, pramusaji dan juru masak harus menggunakan APD minimal masker. Setiap stand harus menyediakan tempat cuci dan sabun. Suhu tubuh karyawan dan pengunjung juga harus dicek. 

“Antrean pengunjung juga harus berjarak, minimal satu meter. Menu makanan juga tidak boleh dipakai bersama,” ujarnya. 

Pihaknya juga menyiapkan petugas keliling mengecek pengunjung dan pedagang. Pedagang yang melanggar akan ditegur baik lisan dan tulisan. Sementara pengunjung selalu diingatkan agar tetap pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

“Dengan penerapan protokol kesehatan tersebut saat ini pengunjung mulai ramai lagi baik di Fresh Market maupun GWalk,” ujarnya.(fix)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP