alexametrics
Selasa, 20 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tinggal di Rumah Sendiri, Nenek Tewas Gantung Diri di Dapur

15 September 2020, 16: 41: 41 WIB | editor : Wijayanto

GEGER: Warga memadati rumah korban di Kelurahan Lakarsantri RT 02 RW 01, Surabaya.

GEGER: Warga memadati rumah korban di Kelurahan Lakarsantri RT 02 RW 01, Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Napsiah, 78, ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Lakarsantri, RT 02 RW 01, Surabaya ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Senin (14/9) sekitar pukul 10.20.

Jenazah korban pertama kali ditemukan keponakannya, Ida. Saksi saat itu hendak mengantar makanan ke rumah korban.

Saat dipanggil, korban tidak menjawab. Merasa penasaran, saksi lalu masuk ke dalam rumah. Setelah dicari, korban ditemukan gantung diri di dalam dapur rumahnya. "Talinya dikaitkan di belandar atap," ujar Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono.

Mengetahui korban gantung diri, saksi histeris. Kemudian meminta tolong warga sekitar dan melapor ke pihak RT.

Setelah menerima informasi dari warga, anggota Polsek Lakarsantri menuju lokasi. Menurut Suwono, saat itu korban sudah diturunkan oleh anaknya dibantu warga. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. "Di leher ada bekas jeratan tali bekas gantung diri," katanya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Simokerto ini menjelaskan, korban sehari-hari tinggal sendirian di rumah tersebut. "Korban memiliki anak empat laki-laki, tapi sudah tinggal di rumahnya sendiri-sendiri," paparnya.

Motif korban bunuh diri, lanjut Suwono, belum bisa disimpulkan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti. (rus/rek)


(sb/rus/jay/JPR)

 TOP