alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Keluarga Madura: Machfud Arifin-Mujiaman Menyatukan Kekuatan Rakyat

15 September 2020, 00: 48: 17 WIB | editor : Wijayanto

Keluarga Madura: Machfud Arifin-Mujiaman Menyatukan Kekuatan Rakyat

SURABAYA-Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dinilai sebagai sosok pemersatu masyarakat. Berbagai ragam latar belakang masyarakat memberikan dukungan kepada Machfud Arifin-Mujiaman di Pilwali 2020.

"Pak Machfud Arifin ini adalah tokoh yang menyatukan masyarakat Kota Surabaya, mayoritas masyarakat sangat berharap kepada Pak Machfud Arifin," ujar tokoh masyarakat Surabaya, Buchori Imron.

Sebagaimana diketahui, Cak Machfud didukung delapan partai parlemen dan satu partai non-parlemen di Surabaya. Partai-partai ini terdiri dari PKB, PPP, Demokrat, Gerindra, NasDem, PAN, Golkar dan PKS untuk jajaran partai parlemen. Untuk partai non-parlemen, pria kelahiran Ketintang ini didukung Perindo.

Tak berhenti di situ, bermacam-macam komunitas mulai dari komunitas pemuda seperti Gemma, Gempar dan Bonek juga ikut mendukung Cak Machfud. Begitu juga organisasi berbasis agama mulai dari NU, Muhammadiyah dan Gekira (Gerakan Kristiani Indonesia Raya) juga ikut mendukung mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma'ruf ini di kontestasi demokrasi Surabaya 2020.

Di samping itu, komunitas berdasarkan etnis juga berada di belakang Cak Machfud untuk menggapai kemenangan. Seperti halnya, komunitas warga Palembang, Madura, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan NTT.

Oleh karenanya, Imron menegaskan Cak Machfud adalah figur yang diyakini mewakili harapan masyarakat pada pemerintahan Surabaya yang akan datang. Tokoh pemimpin yang dikenal peduli ini menjadi harapan perubahan untuk menjadi lebih baik bagi kota maupun masyarakat.

"Masyarakat menginginkan adanya perubahan dan dari banyaknya dukungan yang diterima oleh Pak Machfud Arifin, beliau menjadi pemersatu harapan perubahan lebih baik untuk kota dan masyarakat Kota Surabaya di masa mendatang," ujar Imron yang juga Ketua IKAMA Jatim ini. (rud)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP