alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kenalan di Facebook Ngaku Janda, Ngajak Ketemuan, Rampas HP

Pelaku Mertua, Anak dan Menantu

14 September 2020, 16: 37: 48 WIB | editor : Wijayanto

KOMPLOTAN: Ketiga tersangka dari kiri; Andy, Julia dan Rizki serta pisau yang dipakai Rizki mengancam korban (insert).

KOMPLOTAN: Ketiga tersangka dari kiri; Andy, Julia dan Rizki serta pisau yang dipakai Rizki mengancam korban (insert). (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Modus mencari korban kejahatan melalui media sosial Facebook (FB) dengan akun palsu kembali memakan korban. Tiga pelaku diamankan Polsek Semampir setelah beraksi memukuli korban dan merampas handphonenya di Lapangan Dwikora, Sawah Pulo, Semampir.

Tersangka yang ditahan adalah Rizky Maulana, 21, warga Sawah Pulo Wetan DKA II dan istrinya, Julia Ariska, 23, warga Setro Baru Utara IV, Tambaksari. Keduanya kos di Kapas Lor, Tambaksari. Kemudian tersangka Andy Siswanto, 38, warga Jalan Setro Baru Utara IV, Surabaya.

Tersangka Andy ternyata ayah Julia. Mereka berkomplot dengan memancing korban bertemu di suatu tempat. Kemudian memukuli korban dengan alasan merebut istri orang lalu merampas ponselnya.

"Mereka ini suami, istri, dan mertua. Mereka berkomplot mencuri dengan modus mengajak ketemu korban lewat facebook,'' jelas Kapolsek Semampir, Kompol Ariyanto Agus.

Terungkapnya pencurian dengan kekerasan yang dilakukan komplotan keluarga itu awalnya ketika Rizky Ahmad, 21, berkenalan dengan Julia. Julia kemudian diminta membuat akun di FB dengan nama Dila.

Dengan nama baru itu, ia berkenalan dengan korban dan mengaku dirinya sudah janda. Perkenalan keduanya pun berlanjut dengan tukar menukar nomor WhatsApp (WA). "Tersangka Julia kemudian mengajak korban bertemu di Lapangan Dwikora," katanya.

Namun ternyata, ini hanya modus belaka. Sebab, suami Julia, Rizky, dan ayahnya, Andy, ternyata sudah menunggu di lokasi pertemuan dan bersiap melancarkan aksi kejahatan. Mereka menunggu di tempat lain saat Julia berada di Lapangan Dwikora untuk bertemu korban.

Saat korban datang, Julia mengajaknya mengobrol. Tak lama berselang, tersangka Rizky datang dan langsung menuduh korban merebut istrinya.

Tersangka Andy juga datang dan langsung ikut memukuli korban. "Korban dipukuli dengan alasan merebut istri orang. Korban pun ketakutan sehingga tidak melawan," ujarnya.

Bukan itu saja. Rizky langsung mengambil ponsel korban. Korban yang ketakutan akhirnya melarikan diri dengan membawa sepeda motornya dan melapor ke Polsek Semampir.

Anggota Unit Reskrim Polsek Semampir melihat kasus ini sebagai modus pencurian dengan kekerasan. Kemudian, petugas  memancing ketiga tersangka ini. "Kami pancing ketiganya, kami ajak bertemu. Lalu, kami ringkus di lokasi yang sama. Kami juga amankan sajam dari tersangka Rizky," ungkap Kompol Ariyanto.

Ketiga pelaku yang masih satu keluarga itu mengaku menggunakan modus kenalan di FB untuk mencuri. Ponsel korban dijual ke Pasar Maling, Wonokromo. Laku Rp 700 ribu. Uang Rp 200 ribu untuk Andy, sisanya digunakan pasutri Rizky dan Julia untuk membayar kos. "Pengakuannya sih sudah dua kali. Tapi, kami menduga modus ini sudah dijadikan pekerjaan oleh ketiga tersangka," kata Ariyanto. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP