alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Permintaan Meningkat, Taman Dayu Segera Bangun Rumah Ready Stock Lagi

08 September 2020, 18: 21: 20 WIB | editor : Wijayanto

EKSPANSI: General Manager The Taman Dayu Dodi Purwanto (kanan) bersama Marketing Manager The Taman Dayu Irawati  saat meninjau proyek cluster terbaru di The Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan.

EKSPANSI: General Manager The Taman Dayu Dodi Purwanto (kanan) bersama Marketing Manager The Taman Dayu Irawati saat meninjau proyek cluster terbaru di The Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

PANDAAN – Pandemi Covid-19 tidak membuat developer berdiam. Justru momen Covid-19 dimanfaatkan untuk mendongkrak penjualan. Salah satunya adalah PT Ciputra Development Tbk yang mengembangkan perumahan resort The Taman Dayu.

Menurut Dody Purwanto, general manager The Taman Dayu, saat awal pandemi Covid-19 memang sempat terjadi penurunan pasar. Namun secara perlahan pasarnya semakin baik. Bahkan dalam dua bulan terakhir penjualannya semakin bagus.

“Selama pandemi Covid- 19, kami mendapat berkah. Sebab, penjualan kami justru semakin meningkat dibanding tahun lalu. Sekarang kami sudah meraih 80 persen dari target tahunan,” kata Dody Purwanto, Selasa (8/9), saat meninjau pengembangan cluster baru.

Dikatakan, selama pandemi Covid-19, banyak pembeli, terutama dari Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo yang membeli di sini. Mereka tertarik, selain aksesnya mudah karena ada jalan tol, juga lingkungannya yang asri, sehat, moderen dan memiliki view alam yang indah.

“Selama pandemi Covid-19, banyak pemilik yang tinggal di sini. Mungkin karena anak-anaknya banyak yang sekolah online dan pekerjaan juga banyak secara WFH meskipun ada juga yang mondar-mandir ke Surabaya,” tambahnya.

Irawati, marketing manager The Taman Dayu menambahkan, banyaknya permintaan selama Covid-19 membuat semua rumah contoh dan rumah ready langsung habis. Sebab, sebagian besar pembeli ingin segera menempati rumahnya.

Karena itu, saat ini pihaknya mengembangkan lagi delapan unit rumah contoh di cluster Bloomfield dan sembilan unit rumah contoh di cluster Decliff dengan harga Rp 900-an juta hingga Rp 4 miliar. Pembangunan akan dilakukan bulan depan. Diharapkan akhir tahun ini sudah selesai.

“Sekarang pembeli maunya rumah cepat selesai dan bisa langsung dihuni. Makanya kami harus segera membangun lagi rumah ready dan rumah contoh. Sebab semua sudah habis. Selain pembeli baru, pembeli lama yang melakukan repeat buying juga banyak,” ujarnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 juga banyak mengubah cara pembayaran di The Taman Dayu. Kalau sebelumnya 60 persen lewat inhouse, sekarang justru yang paling banyak pembayaran lewat cash dan KPR.  “Untuk KPR kami memberikan subsidi diskon 2 persen. Sedangkan untuk yang cash, kami memberikan diskon hingga 20 persen. Makanya sekarang banyak cash,” tandas Irawati. (fix/opi)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP