alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Motor Custom Ala Jokowi Banyak Digandrungi Kawula Muda

07 September 2020, 01: 58: 49 WIB | editor : Wijayanto

Motor Custom Ala Jokowi Banyak Digandrungi Kawula Muda

SURABAYA - Bukan hanya sepeda angin yang digandrungi anak muda di Surabaya, ternyata sepeda motor custom juga mulai banyak diminati kalangan muda pecinta otomotif roda dua. 

Sejak booming Presiden Joko Widodo yang kala itu menggunakan motor bergaya Cooper, saat itu juga, banyak bengkel motor custom mulai dikenal dan menggarap beberapa motor serupa dengan milik Jokowi, sapaan akrab Presiden RI ke-7 ini.

"Tren motor custom sekarang malah sudah bertumbuh menjadi sebuah industri. Dimana, dunia percustoman ini juga didukung penuh oleh Pak Jokowi untuk mendukung kretifitas anak muda di sektor industri kecil," kata Teguh Priyatmoko, koordinator Sport & Hobbies Exhibition yang memamerkan aneka motor custom.

“Peminatnya sangat tinggi di Surabaya, karena saat ini ada pandemi maka tren motor custom sedikit teralihkan ke sepeda angin. Tapi kami tetap menampung teman-teman dari komunitas motor custom dan sepeda,” kata Teguh saat ditemui di Grand City Mal, Minggu (6/9). 

Teguh menyampaikan, motor custom yang banyak diidamkan pecintanya terbagi ke beberapa aliran atau style. Seperti Cafe Racer, Cooper, Street Cub, dan Tracker. Teguh menjelaskan, dari masing-masing aliran itu paling banyak peminatnya adalah style cooper seperti milik Jokowi. Namun style yang lain bukan berarti tidak diminati oleh pecinta motor custom. 

“Jadi ada peminatnya sendiri-sendiri, kalau yang hobinya touring bisa milih style tracker. Kalau style ini tergantung selera, karena kalau di dalam sebuah komunitas motor kita terlalu eksklusif kesannya malah tidak kompak. Kalau motor kita sama sealiran malah makin seru ketika sunmori (Sunday morning ride, Red),” kata dia. 

Untuk membuat satu motor custom, rata-rata dibuat dalam waktu paling cepat dua bulan. Jika bengkel dalam keadaan ramai pesanan, malah bisa enam bulan lebih pengerjaannya. Hal itu juga tergantung dari budget, kesiapan montir, dan desain motor yang diinginkan customer. 

Di bengekelnya, Teguh tidak bekerja sendirian. Dia menggaet beberapa anak muda Surabaya yang bergerak di berbagai bidang. “Contoh, ini jok motor ada spesialisnya sendiri, tangki ada sendiri, stang, desain striping atau cat motor ada sendiri spesialisnya. Jadi kita kerjakan bersama-sama, sehingga waktu pengerjaanya tidak tentu bisa selesai berapa hari,” paparnya. 

Bagi pemula yang ingin menggeluti dunia motor custom, tidak perlu khawatir akan melanggar peraturan lalu lintas karena mengubah tampilan motor. Karena setiap bengkel pasti akan menanyakan terlebih dahulu keperluan customer ingin menjadikan motornya menjadi custom.  

“Karena ada dua tujuan, dibuat kontes atau dibuat sehari-hari. Kalau dibuat kontes akan kami modifikasi ekstrem pun tidak masalah karena hanya buat lomba dan dipajang. Kalau buat sehari-hari, selama rangka motor sesuai STNK dan tidak dimodif terlalu ekstrem, saya rasa tidak ada masalah jika dipakai sehari-hari,” tuturnya. 

Selain itu, pemula yang ingin meng-custom motornya, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Yang pertama adalah belajar terlebih dulu soal motor custom, kedua mencari ide desain atau style yang diinginkan, dan ketiga cari bengkel custom yang paling dekat dengan rumah agar memudahkan memantau motor ketika dalam pengerjaan di bengkel. 

“Kalau tinggal di Surabaya, ya cari motor custom yang ada di Surabaya. Mungkin kalau sudah cocok baru bisa dimulai pengerjaannya. Kalau budget itu relatif, tergantung kantongnya mampu berapa,” pungkasnya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP