alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Tak Dianjurkan, KB Hubungan Terputus Tak Jamin Tak Hamil

05 September 2020, 02: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET)

Share this      

SURABAYA-Untuk menunda kehamilan banyak cara yang dapat dilakukan oleh pasangan suami istri (pasutri) yang ingin menunda kehamilan. Salah satunya menggunakan cara Keluarga Berancana (KB).

Ketika memilih alat kontrasepsi suntu, dan akan melakukan pemasangan alat atau suntik KB di rumah sakit (RS) ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pasutri.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Adi Husada Undaan Wetan, Surabaya, dr. Sonny Iwan Santoso, Sp.OG mengatakan untuk melakukan konsultasi cukup menggikuti peraturan protokol kesehatan.

“Kalau mau KB bisa langsung datang ke RS, selama saat dilakukan screening tidak ada gejala apa-apa yang berkaitan dengan Covid-19 bisa datang langsung,” ujar Sonny.

Bila tidak ingin melakukan pemasangan KB di RS karena takut akan Covid-19, pasutri bisa menggunakan KB non hormonal seperti kondom, spiral dan cara hubungan terputus (coitus interuptus). Akan tetapi hal itu tidak dianjurkan olehnya lantaran banyak dikeluhkan oleh sebagian pasien.

“Jadi ada cara lain untuk menyisati agar tidak hamil, yakni menggunakan cara hubungan terputus. Tapi itu ada risiko bisa hamil,” kata Sonny.

Meskipun tidak dianjurkan dan berisiko hamil, Sonny mengaku banyak pasien yang menggunakan cara ini untuk menunda kehamilan dengan cara hubungan terputus. “Jadi begitu mau keluar sperma, pasangan prianya cepat-cepat mengeluarkan penisnya kemudian sperma dikeluarkan di luar. Nah itu lebih besar ada kemungkinan hamil,” jelasnya.

Penyebab berpotensi hamil itu disebabkan adanya cairan sperma yang keluar sedikit tanpa dirasakan oleh pasangan pria. Selain itu, seorang suami akan merasa kurang nyaman. “Kan nggak enak ya, sudah keluar sedikit kemudian ditarik. Kadang ada tidak ditarik dan malah dikeluarkan di dalam. Tapi itu bisa langsung hamil,” pungkasnya. (gin/rak)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP