alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Pernikahan 30 Tahun Bubar karena Serakah Warisan

03 September 2020, 02: 55: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Karin ini posisinya hanya sebagai mantu. Tapi, lagaknya sudah seperti pewaris utama saja. Lha saking serakahnya, ia ingin menguasai harta warisan dari mertuanya. Tidak hanya sebagian, tapi semuanya. Beruntung Donwori sebagai pewaris utama, cepat tanggap.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya

Donwori, 55, lahir dari orang tua yang kaya raya. Orang tuanya adalah kontraktor yang cukup punya nama. Tak heran jika warisan yang disiapkan untuk anak cucunya bisa untuk modal hidup.

Warisan itu pula yang membuat Karin kepincut dan akhirnya mau dinikahi Donwori, 30 tahun silam. Bisa foya-foya tanpa harus repot bekerja. Bisa jadi itulah bayangan Karin.

Sayangnya, perempuan 50 tahun itu sepertinya tipe yang tidak tahu malu. Sikapnya terhadap warisan mertuanya sangat mencolok. Kelihatan sekali kalau ia juga ingin dapat bagian warisan.

Nah, saking mencoloknya, sikap Karin itu bikin Donwori geregetan. Sudah diwanti-wanti untuk bersikap baik, Karin malah terang-terangan mengincar harta warisan mertuanya. “Dia (Karin, Red) itu benar-benar gila harta, kok,” kata Donwori dengan nada jengkel tentang sikap istrinya itu.

Kini Donwori sudah memuncak amarahnya. Ia memutuskan untuk menyudahi pernikahannya dengan Karin, ya karena istrinya itu sudah kalap dengan harta warisan orang tuanya. “Wis gak iso dikandani maneh,” sambungnya.

Padahal, kata Donwori, ia sudah berencana untuk memberikan sebagian warisan itu pada Karin. Tentu saja setelah dikurangi bagian untuk anak-anaknya. “Dia itu kan mantu, jadi dapatnya ya dari saya. Kalau anak-anak, itu kan hitungannya cucu dalam orang tua saya, jadi sah-sah saja kalau saya atau kakek-neneknya mau ngasih warisan,” beber Donwori.

Sayangnya, karena Karin nggak sabaran akhirnya Donwori lebih memilih melepaskannya. “Saya kesal dengan istri saya. Harusnya dia paham bakal saya berikan kalau nanti sudah waktunya,” ujar Donwori.

Karena kesal setiap kali di rumah Karin selalu menanyakan soal warisan, Donwori terpaksa berbuat kasar. Bahkan tidak jarang Donwori mengolok Karin dengan nada yang tak pantas. “Sebenarnya saya tidak mau melakukan ini (perceraian, Red), tapi dia sendiri ngejar-ngejar terus, gak sabaran,” ucapnya.

Akhirnya setelah 30 tahun menikah, Donwori dan Karin bercerai hanya gara-gara warisan. Atas persetujuan ketiga anaknya, Donwori kini resmi cerai di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya. “Sudah sebaiknya seperti ini, karena saya tidak mau terus-terusan seperti ini di masa tua saya,” pungkas Donwori. (*/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP