alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tercebur di Pintu Air Tambak Asri, Siswa SMK Ditemukan Meninggal

13 Agustus 2020, 11: 28: 25 WIB | editor : Wijayanto

TEWAS: Petugas mengangkat jenazah korban dari dalam waduk di dekat pintu air rumah pompa Greges.

TEWAS: Petugas mengangkat jenazah korban dari dalam waduk di dekat pintu air rumah pompa Greges. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Bermain di bendungan, seorang bocah tercebur dan terseret arus di pintu air Tambak Asri, Krembangan, Surabaya. Korban tercebur tepatnya di rumah Pompa Air Greges, Rabu (11/8) sekitar pukul 15.30.

Korban bernama M Wisnu, 16, warga Lasem Baru, Krembangan. Jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.05 oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya dibantu warga dan nelayan setempat.

Kabid Operasional Dinas PMK Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, setelah menemukan korban, pihak keluarga langsung ikut masuk ke bendungan tersebut.

Mereka langsung merebut jenazah korban dan membawanya ke tepi sungai. Selanjutnya, korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka. "Jenazah korban langsung dibawa pulang pihak keluarga, " katanya.

Dari informasi yang dihimpun, korban saat itu bersama teman-temannya ke TKP. Di antaranya adalah Fachrur Zen, 17, dan Danu Rendi, 17.

Saat itu mereka bermain dan bercanda di pintu air. Namun tidak sengaja korban terpeleset dan tercebur ke bendungan. 

Dua teman korban Fachrur dan Danu sempat mencoba menolong korban.

"Namun katanya berat saat ditarik dan genggamannya lepas karena arus yang deras, " ujarnya. Hingga akhirnya korban tenggelam.

Mengetahui korban tenggelam temannya yang lain langsung meminta tolong warga. Warga sekitar dan nelayan setempat melakukan pencarian terhadap korban. Akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas PMK Surabaya.

Untuk bagian luar bendungan memiliki kedalaman ima meter sementara bagian dalam tiga meter. "Kami temukan korban 10 meter dari titik awal ia tercebur," terangnya.

Kapolsek Krembangan Kompol Nur Suhud mengatakan, korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka. Ia mengaku sudah memeriksa sekitar empat saksi terkait kasus ini. Dari keterangan saksi, saat main ini korban terpeleset dan tercebur ke sungai.

"Korban diduga terpeleset saat main di atas pintu air. Korban masih kelas X SMK Pawiyatan, " ungkapnya. (gun/jay) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP