alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Indikator Kesehatan Sedikit Membaik, Surabaya Jadi Zona Oranye

11 Agustus 2020, 16: 36: 29 WIB | editor : Wijayanto

Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito

Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito (NET)

Share this      

SURABAYA-Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat Kota Surabaya, berubah status dari zona merah atau risiko tinggi menjadi zona oranye atau risiko sedang penyebaran virus corona (Covid-19). Laporan Satgas Covid-19 ini merupakan hasil analisis mingguan per 2 Agustus 2020.

Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan perubahan zonasi di Surabaya disebabkan tiga indikator kesehatan masyarakat yang dinilai membaik dari sebelumnya. "Ada 15 indikator penilaian, mencakup indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan, dari gabungan seluruh indikator itu kondisinya membaik," kata Wiku.

Wiku mengatakan meski kasus positif di Surabaya masih terus meningkat, namun berdasarkan penilaian epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan justru membaik. Hal itu menyebabkan perubahan zonasi di wilayah Surabaya.

Berdasarkan data di laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id/visualisasi/graph jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif di Surabaya sebanyak 9.508. Dari jumlah itu, sebanyak 6.166 orang sembuh, 814 orang meninggal, dan 2.528 orang dirawat. 

Dari data yang tersedia, kawasan Surabaya Timur menjadi penyumbang kasus positif terbesar yaitu 3.020 kasus positif, kemudian Surabaya Selatan dengan 2.315 kasus positif.

Sedangkan Kelurahan dengan kasus positif terbanyak adalah Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng dengan 247 kasus positif. Surabaya menjadi penyumbang terbanyak kasus positif virus corona di Jawa Timur yang mencapai 25.330 orang.(rmt/rak)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP