alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Dana Desa Akan Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

06 Agustus 2020, 15: 56: 49 WIB | editor : Wijayanto

Kepala DPMD Jatim Mochammad Yasin

Kepala DPMD Jatim Mochammad Yasin (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur (Jatim), Mochammad Yasin mengakui kalau penggunaan dana desa tahun 2020 mengalami refocusing. Anggaran yang sebelumnya difokuskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, kini dialihkan ke penanganan pandemi Covid-19.

Refocusing itu berdasarkan Perpu nomor 1 tahun 2020 yang kemudian menjadi Undang-undang (UU) nomor 2 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Maka dana desa ditentukan untuk dua hal. “Pertama, untuk pencegahan penanganan Covid -19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT),”  ujarnya Rabu (5/8).

Yasin menambahkan untuk yang kedua, dana desa ini digunakan untuk prioritas. Artinya, dalam aspek ekonomi kalau masih ada sisa dana BLT nantinya akan difokuskan untuk pemulihan ekonomi. “Salah satunya padat karya tunai dan untuk pengembangan badan usaha milik desa,” katanya.  

Mengenai total anggaran dana desa Jatim, Yasin menyebutkan sebesar Rp 7,570 triliun. Dari jumlah tersebut, penerima dana desa tertinggi ialah Kabupaten Probolinggo mendapat kucuran Rp 429,1 miliar. Sedangkan yang terkecil mengalir ke Kota Batu yaitu Rp 28,9 miliar. “Tertinggi karena jumlah desanya terbanyak itu Kabupaten Probolinggo. Terkecil tentunya Kota Batu, hanya 19 desa,” pungkasnya. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP