alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pasutri Pengedar Sabu Digerebek di Rumah, Suami Kabur, Istri Disel

01 Agustus 2020, 01: 14: 10 WIB | editor : Wijayanto

DITINGGAL SUAMI: Tersangka Erna Dwi Jayanti.

DITINGGAL SUAMI: Tersangka Erna Dwi Jayanti. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditangkap Unit Reskrim Polsek Semampir. Erna Dwi Jayanti, 31, yang tinggal di Jalan Kebon Dalem, Bubutan, Surabaya ditangkap polisi karena diduga bersekongkol dengan suaminya mengedarkan sabu-sabu (SS).

Polisi mengamankan tersangka dengan barang bukti 1,33 gram sabu dalam kemasan empat poket. Polisi juga mengamankan seperangkat alat isap serta sebuah pipet kaca dari rumah kontrakan tersangka. 

Penangkapan ini hasil penyelidikan dari informasi yang didapat polisi. Awalnya, polisi mendapat informasi jika ada pasangan suami istri (pasutri) yang mengedarkan sabu di Jalan Kebon Dalem. RO diketahui sebagai pengedar sabu tersebut. Ia dibantu istrinya untuk mengedarkan sabu jika ia tidak ada di rumah.

"Kami lantas gerebek kontrakan tersebut. Tapi saat itu, suami tersangka sudah tidak ada, " kata Kanitreskrim Polsek Semampir, AKP Tritiko, Jumat (31/7). 

Dalam penggerebekan tersebut hanya ada istri RO, Erna. Ia awalnya tidak mengakui jika ikut mengedarkan sabu. Namun setelah dilakukan  interogasi, ia mengaku ikut berjualan jika suaminya tidak ada. Ia bersama suaminya yang masih buron menjual sabu tersebut untuk mencukupi kebutuhan hidup. 

Pengakuan tersangka pada polisi, selama ini ia membeli sabu dari seseorang bernama Jupri. Ia sekali membeli Rp 1,150 juta. Setiap sudah mendapat barang, langsung dibagi menjadi kemasan poket kecil. Terakhir tersangka membeli pada Rabu (22/7) lalu. "Ketemu di warung, untuk harga Rp 100 ribu per poket, " jelasnya. (gun/jay) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP