alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp 770,15 M di Triwulan II

29 Juli 2020, 23: 52: 47 WIB | editor : Wijayanto

TERAPKAN PROKES: Layanan customer service di Bank Jatim

TERAPKAN PROKES: Layanan customer service di Bank Jatim (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) triwulan II 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Berdasarkan kinerja triwulan II, aset Bank Jatim tercatat Rp 75,24 triliun atau tumbuh 9,12 persen (YoY), Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatatkan pertumbuhan 10,49 persen (YoY), yaitu sebesar Rp 64,01 triliun dan mencatatkan laba sebesar Rp 770,15 miliar. 

“Di tengah pandemi seperti ini, Bank Jatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp 39,18 triliun atau tumbuh 12,69 persen (YoY),” ungkap Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman di sela-sela analyst meeting dan press conference kinerja keuangan Triwulan II 2020 melalui media elektronik di Surabaya, Rabu (29/07). 

Busrul memaparkan, kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi, yaitu sebesar Rp 9,38 triliun atau tumbuh 17,96 persen (YoY) diikuti dengan pertumbuhan kredit UMKM yang cukup signifikan, yaitu sebesar 6,33 triliun atau tumbuh 16,12 persen. 

Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Juni 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,41 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,79 persen, dan Return On Asset (ROA) 2,73 persen. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,96 persen. “Dari keseluruhan kinerja positif tersebut, Bank Jatim berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 770,15 miliar,” paparnya.

Banyak tantangan yang dihadapi pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industri perbankan. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi setiap elemen masyarakat. Bank Jatim bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif, khususnya untuk mendorong perekonomian Jatim.

Tantangan Bank Jatim selama Triwulan II 2020 masih berlanjut  mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia. “Namun, Bank Jatim terus menunjukkan pelayanan yang optimal terutama menyambut tatanan normal baru yang digalakkan oleh pemerintah,” imbuhnya. 

Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bank Jatim bersama Jamkrindo dan Askrindo melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penjaminan Kredit/Pinjaman Program PEN. Bersama dengan beberapa bank BUMN lainnya, PKS ini diharapkan mampu menghidupkan dan menggerakkan kembali perekonomian Indonesia di tengah Pandemi dengan memberikan kredit modal kerja kepada UMKM.

Kemudahan juga diberikan Bank Jatim untuk nasabah dalam pengajuan kredit atau pembiayaan. Sejak pertengahan tahun 2019, Bank Jatim telah meluncurkan e-form kredit yang memudahkan nasabah dalam pengajuan kredit di Bank Jatim. Calon nasabah cukup dengan melakukan registrasi melalui portal e-form kredit, kemudian Bank Jatim akan mengirimkan notifikasi melalu SMS. “Selain itu Bank Jatim kini telah memiliki fasilitas kredit multiguna elektronik (e-kmg) yang dapat dimanfaatkan nasabah,” pungkasnya. (nur) 

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP