alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Truk Berhenti Mesinnya Nyala 15 Jam, Ternyata Sopirnya Tewas

29 Juli 2020, 23: 08: 44 WIB | editor : Wijayanto

BIKIN GEGER: Petugas mengevakuasi jenazah Iwan Nurdin (insert) yang ditemukan tewas di bangku kemudi truk di Jalan Karangpoh, Tandes, Rabu (29/7).

BIKIN GEGER: Petugas mengevakuasi jenazah Iwan Nurdin (insert) yang ditemukan tewas di bangku kemudi truk di Jalan Karangpoh, Tandes, Rabu (29/7). (ISTIMEWA)

Share this      

isSURABAYA-Seorang sopir truk boks bernopol B 9873 FEU, Iwan Nurdin, 44, warga Jalan Bulak Indah, Cakung Timur,  Jakarta Timur ditemukan tewas di bangku kemudinya di Jalan Karangpoh, Tandes, Rabu (29/7).

Anehnya, mesin truk bermuatan kertas itu masih menyala dan berhenti di bahu jalan. Dugaan polisi, korban meninggal karena sakit jantung.

Informasi yang dihimpun Radar Surabaya, truk yang disopiri korban berhenti parkir sebelum traffic light (TL) Tandes, Selasa (28/7) sekitar pukul 17.00. 

Warga sekitar mengira sopir istirahat. Namun sampai Rabu pagi, mesin truk masih menyala dalam kondisi berhenti di depan toko. "Tahunya tadi jam 08.30, pemilik toko saat mau buka," ucap warga setempat, Yuli Astutik, Rabu (29/7). 

Pemilik toko sempat memanggil korban. Namun, yang dipanggil sudah tidak merespons. Penasaran, pemilik toko dibantu warga kemudian memberanikan membuka paksa pintu truk. "Mesinnya nyala terus, ternyata sopirnya sudah meninggal. Kami kemudian lapor Pak RW," terang saksi.

Setelah mendengar kabar tersebut, pihak RW meneruskan informasi ke Polsek Tandes. Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto menyatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Mesin truknya nyala terus mulai Selasa pukul 17.00 hingga tadi pukul 08.00. Kemungkinan (meninggal) karena sakit jantung," ungkapnya.  (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP