alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Jambret Spesialis Tas Wanita Ditangkap, Dua Kakinya Didor

29 Juli 2020, 16: 26: 06 WIB | editor : Wijayanto

DUDUK: Tersangka Ardhitya Catur Rizali, 25, warga Jalan Genting IV, Surabaya ditangkap saat berada dalam pelarian.

DUDUK: Tersangka Ardhitya Catur Rizali, 25, warga Jalan Genting IV, Surabaya ditangkap saat berada dalam pelarian. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Satu orang tersangka jambret dilumpuhkan oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tersangka Ardhitya Catur Rizali, 25, warga Jalan Genting IV, Surabaya ditangkap saat berada dalam pelariannya.

Ia ditangkap saat berada di Jalan Pacuan Kuda, Sawahan, Surabaya. Ketika ditangkap, ia sempat melawan sehingga polisi terpaksa melumpuhkannya dengan dua peluru ke bagian betis di kedua kaki tersangka.

Penangkapan tersangka yang diketahui sebagai eksekutor jambret ini setelah tiga komplotannya tertangkap terlebih dulu. Polisi menyelidiki dan sempat mencari tersangka di rumahnya Jalan Genting. Namun tidak bisa ditemukan. Hingga akhirnya polisi melacak keberadaan tersangka hingga ditemukan di Jalan Pacuan Kuda.

"Kami amankan tersangka di wilayah Pacuan Kuda. Ia sedang jalan-jakan saat itu, " kata Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, Rabu (29/7).

Mendapat informasi tersebut anggota menuju ke lokasi dan menyergap tersangka. Mengetahui anggota ke arahnya yang bersangkutan sempat kabur. Polisi akhirnya mengepungnya, karena mencoba melawan langsung diberi tindakan tegas.

Tersangka akhirnya diamankan ke Mapolrestabes Surabaya. "Kami amankan tersangka saat itu. Barang bukti yang kami sita ponsel tersangka berisi percakapan dengan temannya yang lain, " katanya.

Saat beraksi tersangka berkeliling mengendarai motor di beberapa lokasi yang sepi pengendara motor dan mobil. Saat memperoleh sasaran, keempat tersangka terlebih dulu melakukan pembuntutan. Setelah situasi aman, mereka membagi tugas.

"Satu motor yang dikendarai dua tersangka berperan sebagai pengalih perhatian. Kemudian Catur dan temannya mengambil lajur kiri untuk merampas tas. Setelah menguasai barang berharga korban, mereka kabur," ujarnya.

Sementara itu, di hadapan petugas, Catur mengaku sasaran utama komplotannya adalah perempuan yang mengendarai motor seorang diri. Ada enam lokasi yang diakui tersangka. Salah satunya Jalan Arjuna dengan korban Suwartini. "Lainnya masih kami selidiki. Tersangka memang mencari korban pengendara motor wanita yang membawa tas cangklong, " ungkapnya. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP