alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

BPJAMSOSTEK Surabaya Raya Salurkan Bantuan Beras dan Santunan Klaim

29 Juli 2020, 11: 47: 47 WIB | editor : Wijayanto

SEMOGA BERMANFAAT: Para kepala kantor BPJAMSOSTEK Cabang se-Surabaya saat menyerahkan simbolis bantuan beras di Balai Kota Surabaya, Selasa (28/7).

SEMOGA BERMANFAAT: Para kepala kantor BPJAMSOSTEK Cabang se-Surabaya saat menyerahkan simbolis bantuan beras di Balai Kota Surabaya, Selasa (28/7). (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Kepedulian BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) terhadap warga Kota Surabaya yang terdampak pandemi Covid-19 ditunjukkan melalui penyaluran bantuan.

Sebanyak 12 ton beras disalurkan melalui Pemerintah Kota Surabaya. Masing-masing Kantor BPJAMSOSTEK Cabang se-Surabaya Raya yakni Karimunjawa, Rungkut, Darmo, dan Tanjung Perak memberikan tiga ton beras.

Diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (28/7), bantuan tersebut diserahkan simbolis oleh seluruh Kepala Kantor BPJAMSOSTEK.

Di antaranya Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Karimunjawa Muhyidin, Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Rungkut Rudi Susanto, Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Darmo Guguk Heru Triyoko, dan Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Tanjung Perak Galuh Santi Utari.

Pihaknya mengungkap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Surabaya untuk selanjutnya disalurkan ke pekerja-pekerja yang terdampak. 

Selain beras, BPJAMSOSTEK juga memberikan santunan kepada tiga ahli waris. Yakni ahli waris dari Berkatnu Indrawan Janguk sebesar Rp.290,1 juta juta dan ahli waris dari Suhartatik sebesar Rp.230 juta ditambah dengan santunan beasiswa untuk anak yang masih bersekolah.

Seperti diketahui, Berkatnu Indrawan Janguk dan Suhartati merupakan tenaga medis dari RSUD dr Mohamad Soewandhie Surabaya yang meninggal karena terkena musibah penyakit akibat kerja (PAK).

Sedang santunan untuk ahli waris Dimas Fauzi Ismail dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya yang meninggal akibat kecelakaan kerja sebesar Rp.276,3 juta.   Total perlindungan BPJAMSOSTEKyang diberikan kepada ketiga ahli waris pekerja tersebut sejumlah Rp.796,6 juta.

Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Karimunjawa Muhyidin mengatakan bahwa seluruh Non Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Surabaya telah terlindungi oleh dua program BPJAMSOSTEK.

Yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Lebih lanjut dia menambahkan jika Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sangat mengapresiasi santunan dari BPJAMSOSTEK. Terutama terkait pemberian beasiswa sekolah.  

“Ke depan, selain dua program tersebut semoga seluruh pekerja Non ASN  Kota Surabaya juga bisa diikutkan ke program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP),” harapnya.

Dalam aktivitasnya selama pandemi, BPJAMSOSTEK Cabang se-Surabaya Raya tetap melayani peserta dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi didukung oleh mekanisme Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK) yang membuat peserta dan karyawan tetap aman selama pelayanan.

Hingga tanggal 30 Juli 2020, keempat BPJAMSOSTEK tersebut telah melakukan pembayaran klaim JHT sebanyak 26.848 kasus dengan nominal Rp.424,5 miliar, klaim JKK sebanyak 4.600 kasus dengan nominal Rp.31,1 miliar, klaim JKM sebanyak  292 kasus dengan nominal Rp.55,8 miliar, dan klaim JP sebanyak 5.658 kasus dengan nominal Rp.5,8 miliar. (*)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP