alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

AWAS! Belajar Daring Bikin Mata Anak Lelah, Ini Tips Menghindarinya

29 Juli 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET)

Share this      

SURABAYA – Belajar dari rumah sudah mulai berjalan kembali selama pandemi corona (Covid-19). Hal itu mengharuskan siswa untuk menatap layar handphone (hp) atau laptop selama tiga hingga lima jam. Jika tidak diperhatikan oleh wali murid, akan menyebabkan mata anak menjadi lelah dan rusak. Agar mata siswa tidak mudah letih atau menyebabkan iritasi harus diperhatikan beberapa hal berikut ini. 

Divisi Mata Anak Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya dr Irma Praminiati, SpM menjelaskan, ada beberapa cara sederhana untuk menjaga kesehatan mata anak. Salah satunya melakukan aktivias secukupnya agar tidak menambah minus. “Efeknya mata jadi lebih capek karena dia harus aktivitas dekat terus ke layar (hp atau laptop, Red), kedua karena sinar komputer panas pasti mata akan panas, capek dan cepet kering,” kata dr Irma.

Irma menjelaskan, terdapat berbagai faktor yang menambah minus pada mata anak. Dia menyarankan, ketika selesai sekolah atau belajar daring juga harus beraktivas di luar rumah. Seperti jalan pagi atau sekedar main di luar tapi bukan bermain ponsel. “Jadi jangan sampai seharian di depan laptop dan hp terus. Tetap harus ada waktu minimal setengah sampai satu jam dia harus keluar terpapar matahari,” ujarnya. 

Kemudian, idealnya menatap layar hp atau laptop tidak ada waktu khusus. Namun terdapat istilah waktu 20, 20, 20 tapi waktu itu masih tentatif. 

“Jadi 20 menit di depan screen, 20 detik istirahat, untuk melihat jarak 20 kaki atau 6 meter untuk merilekskan mata. Untuk anak-anak SD atau TK, biasanya tidak disarankan kalau tidak perlu memakai hp. Sedangkan usia tujuh tahun seperti orang dewasa, 20, 20, 20,” jelasnya. 

Istilah 20, 20, 20 ini bisa langsung diterapkan. Atau 45 menit menatap screen dan 30 detik mengistirahatkan mata. Saat istirahat mata, anak dianjurkan untuk memejamkan mata atau berubah ke aktivitas lainnya. “Mau pejam mata atau aktivitas yang lain itu pokoknya melihat 20 ke arah selain screen gadget. Kalau habis lihat laptop terus lihat ho ya sama saja,” pungkasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP