alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Sidoarjo
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Lima Pelaku Penusukan Pemuda di By Pass Juanda Dibekuk Polisi

10 Juli 2020, 12: 37: 24 WIB | editor : Wijayanto

TEGA: Para pelaku saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo.

TEGA: Para pelaku saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Pelaku penusukan hingga tewas terhadap Jerry Chris Biantoro, 30, warga Jalan Petemon Barat RT 06/RW 14, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya akhirnya dibekuk. Pelaku berjumlah lima. 

Mereka yakni, Anindito alias Ambon, 20, warga Wedoro Utara RT 03/RW 01 Waru, Kevin Yohusua alias Gundul, 20, warga Jalan Makmur Sudimoro RT 01/RW 01 Betro Sedati, Ibrahim alias Datuk, 58, warga Jember.

Selain itu Hadi Suprayitno alias Bodeng, 27, warga Malang, serta Adi Haryono, 40, warga Medokan Semampir Blok D/8 RT 01/RW 03 Kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Surabaya.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Denny Agung Andriana mengatakan, penusukan yang dilakukan para tersangka bermula saat balap liar antara tim RJM Surabaya bersama tim GWS Waru. Saat itu, tim Waru mengambil start lebih dulu dan dianggap tidak sah oleh tim Surabaya. "Jadi tim Waru mencuri start lalu dianggap curang," katanya. 

Saat itulah kemudian terjadi keributan antara kedua tim tersebut. Enam anggota dari tim Waru rupanya mengeluarkan senjata tajam. Saat itu terjadi penusukan disertai dengan pembacokan terhadap korban Jerry yang merupakan anggota tim Surabaya.

Akibatnya Jerry mengalami luka tusuk di bagian dada kiri hingga tewas. Sementara korban lainnya, Catur Nanang mengalami luka bacok pada bagian punggung kiri. Di lokasi juga hilang motor Honda Vario putih nopol L 5018 RO serta Vario warna merah yang tidak diketahui identitasnya

"Jadi mereka juga melakukan upaya pencurian motor, dan Vario putih berhasil kami amankan," paparnya.

Modus penusukan lantaran para pelaku merasa memenangkan balap liar. Sementara tim lawan merasa tak fair karena mendahului start dan uang taruhan sebesar Rp 3 juta tidak diberikan. "Akhirnya para pelaku mengeluarkan sajam dan melakukan pembacokan dan penusukan," jelasnya.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Di antaranya, dua buah Sajam jenis mandau, dan satu buah besi. "Para pelaku terancam pasal 170 ayat 2 dan ke 3 KUHP Jo pasal 365," ujarnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP