alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Sidoarjo
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Kejar Pelaku Penusukan di Bypass Juanda, Polisi Periksa 4 Saksi

03 Juli 2020, 20: 56: 44 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Lokasi penusukan korban Jerry Chris Biantoro.

TKP: Lokasi penusukan korban Jerry Chris Biantoro. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Pelaku penusukan terhadap Jerry Chris Biantoro, 30, warga Jalan Petemon Barat RT 06/RW 14, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya, hingga saat ini belum tertangkap. Polisi masih kesulitan mengungkap motif dan identitas pelaku penusukan korban hingga tewas itu. 

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambhuka Yudha Hardi menjelaskan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Keempat orang itu berada di sekitar TKP di Jalan Raya Bypass Juanda. Pemeriksaan dilakukan oleh Unit Pidum Polsek Sedati.

"Empat orang saksi tersebut di antaranya dua rekan korban yang saat itu bersama korban berangkat menonton balap liar menggunakan mobil," jelasnya.

Sedangkan dua orang saksi lainnya adalah sesama penonton balap liar yang berada di Bypass Juanda. Namun, dua orang saksi ini tak saling mengenal dengan dua orang saksi teman korban. “Masih kita gali terus keterangan saksi dan bukti lainnya,” ujarnya. 

Dari pengakuan saksi teman korban, mereka sebenarnya tak berniat menonton balap liar di Bypass Juanda. Mereka bertiga hanya berniat untuk menonton balap liar di jalan MERR (Middle East Ring Road) Surabaya. “Namun akhirnya mereka ke Bypass Juanda dan terjadi penusukan itu,” ujarnya. 

Apakah Jerry jadi korban penusukan salah sasaran? “Kita masih terus selidiki untuk ungkap pelaku,’” terang Ambhuka. 

Hal yang sama juga terjadi pada kasus dugaan pembunuhan Irene Siska Windyastuti di Perum Alam Juanda Blok BB 10 Desa Pepe, Sedati, Rabu (1/7). Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menjelaskan, jika pihaknya masih menunggu hasil resmi otopsi rumah sakit untuk kasus pembunuhan yang menimpa Irene Siska. "Kita tunggu hasil otopsinya dulu ya," ujarnya saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP