alexametrics
Minggu, 12 Jul 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Dahlan Iskan: Machfud Arifin Mampu Hidupkan Kembali Pasar Tunjungan

30 Juni 2020, 09: 26: 55 WIB | editor : Wijayanto

Dahlan Iskan: Machfud Arifin Mampu Hidupkan Kembali Pasar Tunjungan

SURABAYA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014 Dahlan Iskan miris melihat kondisi Pasar Tunjungan saat ini. Dahlan mengatakan dibutuhkan pemimpin baru yang serius membenahi beragam persoalan di Kota Pahlawan.

“Miris sekali saya melihat Tunjungan ini. Ini pasar bersejarah kok tapi kondisinya sangat memperihatinkan,” ujar Dahlan saat mengunjungi Pasar Tunjungan.

Sosok yang tepat itu, kata Dahlan, ada pada diri seorang Machfud Arifin. Ia pun yakin purnawirawan jenderal bintang dua itu mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Lantaran ia menilai, Macfud merupakan sosok yang berani serta kaya akan gagasan dalam pikirannya. Oleh sebab itu ia mendukung penuh Cak Machfud sapaan akrab Machfud Arifin dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 ini. 

“Untuk menyelesaikan permasalahan Tunjungan ini butuh pemimpin yang punya gagasan, butuh pemimpin yang berani. Saya melihat Pak Machfud mampu menghidupkan kembali (Pasar) Tunjungan,” tambahnya.

Keduanya sempat berkeliling mengitari pasar yang berlokasi di Jalan Embong Malang itu. Dahlan sempat menyoroti dua banner besar berisi kritikan terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sekarang.

Dua bannner yang menarik perhatian Dahlan Iskan bertuliskan, ‘Pasar Tunjungan puluhan tahun merana rusak parah, pedagang marah, ini pasar atau rumah hantu’. Kemudian yang kedua berada di muka pasar bertuliskan ‘Pasar Tunjungan asetnya siapa, Kok tidak dirawat’.

Melihat demikian, mantan menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyampaikan, tulisan dalam banner merupakan curahan hati langsung dari para pedagang. Suara yang menandakan kekecewan mendalam. 

“Ini adalah suara pedagang, suara masyarakat luas juga. Bahwasannya mereka sudah kesal dengan kondisi yang dibiarkan berlarut-larut seperti ini,” ucapnya.

Di sisi lain, ia pun merasa heran mengapa tidak ada perhatian besar dari Pemkot Surabaya melihat posisi pasar yang sangat strategis. Pasalnya bila direvitalisasi lagi Pasar Tunjangan ini berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Padahal ini adalah lokasi strategis. Segitiga emas Surabaya. Saya sangat berharap Pak Machfud bisa revitalisasi pasar ini dan diatur sedemikian rupa agar membantu ekonomi masyarakat juga,” pungkas Dahlan. (rud)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP