alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsurabaya
Home > Politik Sidoarjo
icon featured
Politik Sidoarjo

Bawaslu Bakal Petakan Kerawanan Pengawasan Verifikasi

27 Juni 2020, 22: 41: 03 WIB | editor : Wijayanto

Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Munjid

Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Munjid (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Bawaslu Sidoarjo tengah mempersiapkan skenario pengawasan dalam verifikasi faktual yang bakal digelar tidak lama lagi. Bawaslu akan melakukan maping untuk menentukan titik-titik pengawasan.

Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Munjid mengatakan, ada enam kategori dalam potensi kerawanan. Beberapa di antaranya ialah kemungkinan tidak didatanginya berkas dukungan karena berada dalam kawasan perumahan yang super ketat.

Lalu berkaitan juga dengan data status profesi seperti ASN dan TNI Polri dalam pernyataan dukungan calon. "Bukan sampling. Cuma menentukan titik mana yang potensi kerawanan. Bagaimanapun juga kita maping dulu," sebutnya.

Menurutnya, pilihan metode itu bukan tanpa pertimbangan. Ada kondisi dimana Bawaslu memilih untuk tidak melakukan survei seluruh data berkas dukungan yang harus diverifikasi. 

Salah satunya adalah, proses verfak dari KPU sendiri enam orang dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Komisioner PPS di tingkat desa turun serentak. 

Sedangkan untuk SDM panwasdes hanya satu orang. Artinya Bawaslu harus melakukan pemilihan. "Saat ini kami sudah mengantongi potensi kerawanannya, tinggal menunggu data B.1.1 dari KPU," timpal Haidar.

Kemudian, Haidar juga mengungkapkan, terkait kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas yang di lapangan, sementara menggunakan dana talangan terlebih dahulu. Sebab, pengadaan APD dari APBN masih belum turun secara keseluruhan. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP