alexametrics
Minggu, 12 Jul 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik
Unjuk Rasa Dana Bantuan Covid-19

Dinsos Segera Panggil Warga dan Pemdes Roomo untuk Mediasi

27 Juni 2020, 06: 35: 27 WIB | editor : Wijayanto

DEMO: Warga Desa Roomo saat menggelar demo di depanbalai  desa menuntut transparansi bantuan covid-19.

DEMO: Warga Desa Roomo saat menggelar demo di depanbalai desa menuntut transparansi bantuan covid-19. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Desa Roomo terkait bantuan covid-19 bakal ditindaklanjuti Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik. Dalam waktu dekat, Dinsos bakal memanggil warga dan pemerintah desa (pemdes) untuk dilakukan mediasi. Harapannya, ada solusi dari persoalan tersebut. 

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Gresik, Sentot Supriyohadi mengatakan belum mendapatkan laporan adanya bantuan covid-19 yang tidak tepat sasaran. 

"Kami belum menerima laporan dari masyarakat maupun pihak desa. Kalau ada dugaan tidak tepat sasaran harusnya sudah bisa terfilter di Bappeda." ujar Sentot.

Meski begitu, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti hal ini. Sebab, ketentuan penyerahan bantuan telah diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penyalahgunaan di lapangan. "Pekan depan akan kami undang pihak warga dan desa," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator aksi warga Roomo, Muhammad Hidayat, mengaku kecewa dengan pernyataan Kadinsos. Sebab, aksi tersebut banyak viral di media sosial.

"Bahkan pemberitaan di media konvensional juga ada. Tapi aneh Kadinsos jika tidak sampai tahu ada warga demo," kata dia.

Seperti tuntutan sebelumnya Hidayat meminta agar pihak desa tidak transparan dalam permasalahan keuangan desa, terutama untuk bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19.

"Kami meminta pihak desa untuk jujur, transparan dan adil. Kembalikan dana badan usaha milik desa." ujar Hidayat dengan suara lantang. 

Pihaknya juga menyayangkan dugaan bantuan Covid-19 yang tidak tepat sasaran. Ia juga meminta agar dana CSR dari perusahaan yang menurutnya tidak lari ke kas desa untuk segera dikembalikan. 

Terpisah, Kepala Desa Roomo, Rusdianto mengatakan, tidak ada aksi lanjutan atas demo yang disampaikan warga pada Rabu lalu. Dia mengatakan, tuntutan warga untuk bantuan yang dirasa tidak tepat sasaran, tidak memiliki bukti. 

"Prosedur penyaluran dana bantuan di masa pandemi Covid-19 sudah sesuai aturan," dalihnya. (fir/rof)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP