alexametrics
Minggu, 12 Jul 2020
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Bikin Masker Fashionable Berbahan Jeans di Live IG

16 Juni 2020, 03: 22: 36 WIB | editor : Wijayanto

FASHIONABLE: Desainer Mega Ma memberikan tutorial pembuatan masker dilengkapi dengan manik-manik secara live via media sosial di Ciputra World Surabaya, Senin (15/6).

FASHIONABLE: Desainer Mega Ma memberikan tutorial pembuatan masker dilengkapi dengan manik-manik secara live via media sosial di Ciputra World Surabaya, Senin (15/6). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Berawal dari keresahannya mengenai kelangkaan masker medis, membuat seorang desainer asal Surabaya Mega Ma membuat inovasi masker berbahan kain jeans saat live Instagram di Ciputra World Surabaya.

Menurut Mega, tren masker berbahan dasar busana fashion ini cukup menarik untuk digunakan dan sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. 

“Jadi ini saya buat dengan harapan para tenaga medis tidak lagi kekurangan masker. Sehingga masker berbahan kain jeans ini bisa digunakan untuk sehari-hari oleh masyarakat non pekerja medis,” kata Mega saat ditemui di Ciputra World Surabaya, Senin (15/6) sore. 

Ia menjelaskan, dalam tutorial pembuatan masker ini. Yang pertama ia menyarankan agar menggunakan bahan jeans yang nyaman digunakan. Setelah disiapkan mulai ia aplikasikan beberapa pernak pernik agar penampilan masker lebih tampak centik saat dikenakan. "Sebenarnya bisa memakai kain lain, yang penting nyaman dan aman juga. Jangan yang bolong-bolong seperti kain jaring,” ujarnya. 

Setelah itu bisa diaplikasikan pernak-pernik seperti pengait, kartring, rantai, ring berukuran kecil, dan masih banyak lainnya. Sedangkan untuk bagian dalamnya ia beri lapisan kain katun. “Jadi disesuaikan dengan selera masing-masing penggunanaya. Satu masker hanya butuh waktu 40 menit kok. Gampang,” ucapnya. 

Dari segi perawatan, masker berbahan dasar kain jeans ini bisa menggunakan air hangat dan sabun cuci untuk mensterilkannya. Setelah itu masker dapat dikeringkan di luar ruangan. “Cukup direndam 15 menit, dibilas, dijemur. Kalau saya sih setelah dipakai dua hari, baru dicuci,” jelas member of IFC Surabaya tersebut.

Dirinya berharap masyarakat bisa mencontoh tutorial pembuatan masker tersebut tanpa lagi harus memborong masker medis yang dikhususkan untuk tenaga kesehatan. Sehingga cara ini dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari. “Mudah banget membuatnya, satu meter kain bisa digunakan untuk 12 pasang masker. Bahan pernak-perniknya juga mudah didapatkan di toko jahit,” tandasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP