alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Cak Machfud: Nilai Ketawaduan Penting untuk Membangun Negeri

28 Mei 2020, 16: 20: 00 WIB | editor : Wijayanto

Cak Machfud: Nilai Ketawaduan Penting untuk Membangun Negeri

SURABAYA - Tokoh masyarakat Machfud Arifin mengingatkan betapa pentingnya moral yang harus ditanamkan pada setiap individu. Menurutnya kecerdasan intelektual tidak ada artinya jika tidak diimbangi dengan moral yang baik.

Hal itu dikatakannya ketika dirinya menerima kunjungan para Milenial Surabaya di kediamannya beberapa waktu lalu. Di hadapan para milenial itu, Machfud mengingatkan jika moral harus harus benar-benar dimiliki khususnya oleh para kaum muda. 

Menurutnya, penting bagi siapa pun memiliki nilai ketawadhuan dengan mendengarkan aspirasi dan bersinergi dengan semua pihak. Sebuah wilayah jika pemimpinnya hanya mementingkan kelompok, maka akan sulit mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Buat apa orang pintar tapi moralnya enggak bagus, enggak ada gunanya, nilai ketawadhuan itu sangat penting untuk membangun negeri,” katanya.

"Pintar saja tidak cukup, harus diimbangi dengan moral. Buat apa orang pintar tapi moralnya tidak bagus, tidak ada gunanya, nilai ketawadhuan itu sangat penting, khususnya bagi para milenial yang nantinya akan melanjutkan pembangunan di negeri ini," ujar Machfud.

Purnawirawan jenderal bintang dua itu tak menampik jika kepintaran itu juga wajib dimiliki oleh para kaum muda. Sebab bagaimanapun bangsa ini butuh kecerdasan intelektual dalam merumuskan langkah dan solusi mengatasi permasalahan yang nantinya akan dihadapi.

"Tapi jangan sampai kepintaran kita membuat kita sombong dan merasa paling bisa. Harus bisa tawadhu dan mau mendengar aspirasi orang-orang sekeliling kita untuk membangun bersama mencapai sebuah tujuan yang diharapkan," kata Machfud.

Oleh sebab itu Machfud kembali mengingatkan betapa pentingnya moral di atas kepintaran. Sebab moral mampu menjaga kita dari perbuatan-perbuatan jahat yang banyak merugikan orang banyak.

"Jangan sampai yang pintar malah membodohi orang lain, itu karena kepintarannya tidak diimbangi dengan moral yang baik," pungkas Machfud. (rud)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP