alexametrics
Selasa, 26 May 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Mudik Dilarang, Operator Siapkan Silaturrahmi Virtual

23 Mei 2020, 02: 16: 45 WIB | editor : Wijayanto

MAAF DARI JAUH: Silaturahmi lewat dunia maya akan banyak dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri nanti, menyusul pandemi Covid-19 yang melarang orang di perantauan mudik ke kampung halaman.

MAAF DARI JAUH: Silaturahmi lewat dunia maya akan banyak dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri nanti, menyusul pandemi Covid-19 yang melarang orang di perantauan mudik ke kampung halaman. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Larangan mudik Lebaran tahun ini dipastikan akan mendorong masyarakat melakukan silaturahmi virtual. Seperti melalui layanan video call atau video conference. Apalagi, saat ini masyarakat sudah semakin terbiasa untuk menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut demi menunjang kegiatan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah (SFH).

Situasi ini membuat beberapa operator seluler memperkirakan adanya lonjakan trafik layanan broadband pada ramadan dan Idulfitri tahun ini. Misalnya saja XL memprediksi, pada Lebaran tahun ini trafik layanan data akan meningkat 15-20 persen dibandingkan realisasi selama WFH dan SFH.

Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, demi memenuhi kebutuhan pelanggan selama ramadan di rumah, pihaknya telah meningkatkan kapasitas jaringan data hingga dua kali lipat.

Berdasarkan data XL Axiata, saat ini beberapa area mengalami peningkatan trafik data yang relatif merata. Seperti Sumatera naik sekitar 15,9 persen, Jabodetabek dan sebagian Kalimantan meningkat 15,8 persen, lalu Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan sebagian Kalimantan 15,5 persen.

Tak ketinggalan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan sekitarnya juga tumbuh 15,8 persen. “Secara keseluruhan selama periode waktu diberlakukanya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah, trafik layanan seluler terjadi peningkatan sekitar 18 persen dari kondisi normal, sedangkan untuk layanan XL Home peningkatannya 20 persen,” urai Dian.

Selain itu, Telkomsel juga memprediksi akan ada kenaikan penggunaan data sebesar 20 persen dibandingkan pemakaian normal sejak awal tahun sampai sekarang. Sejalan dengan penerapan work from home (WFH) sampai learn from home (LFH) untuk mendukung kebijakan physical distancing, Telkomsel menitikberatkan pemantauan lonjakan di residensial.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, sejak penerapan WFH dan LFH pihaknya mencatat kenaikan traffic terutama broadband hampir 18 persen. Ada beberapa faktor pendorong, yaitu pemakaian aplikasi e learning dan vide conference yang tumbuh sampai 5.000 persen. Lonjakan juga terasa untuk pemakaian aplikasi pesan instan yang naik 30 persen.

Kemudian aplikasi games tumbuh tinggi sampai 60 persen dan aplikasi berbagi video juga tumbuh 25 persen. “Melihat kenaikan trafik yang sekarang, makanya kami memperkirakan layanan broadband pada RAFI (Ramadan dan Idul Fitri) 2020 bisa tumbuh 20 persen,'” urainya.

Prediksi trafik layanan data Telkomsel secara nasional tumbuh 20 persen atau sebesar 29,36 petabyte (PB) dibandingkan hari normal 2020. Sedangkan kalau dibandingkan RAFI 2019 tumbuh sebesar 52,1 persen.

Sementara untuk prediksi trafik layanan SMS turun sebesar 1,3 persen dibandingkan kondisi normal sejak awal 2020. Penurunan yang sama diperkirakan juga terjadi pada layanan voice yang sebesar 8,9 persen. “Prediksi lonjakan trafik tersebut, kami akan jaga dan tingkatkan jaringan broadband untuk menghadapi momen RAFI,”' urainya.

SVP Head of Brand Management Strategy Indosat Ooredoo Fahroni Arifin juga mengungkapkan, trafik Ramadan tahun ini akan mirip dengan kondisi work from home. “Network kami sudah siap. Karena memang sudah dilakukan optimalisasi selama work from home. Jadi tidak ada masalah," tuturnya.

Pihaknya mengakui, dalam masa WFH ini memang terjadi kenaikan trafik data yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, konsentrasi lokasi dengan trafik tinggi juga mulai berpindah. Yakni dari area perkantoran ke perumahan. “Karena itu kami meluncurkan beberapa paket khusus Ramadan agar produktivitas masyarakat di rumah tetap jalan,” ujarnya. (cin/rak) 

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP