alexametrics
Selasa, 26 May 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

Pemkab Gresik Agresif Rapid Test, Kasus Positif Naik Jadi 122 Orang

23 Mei 2020, 05: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

PENUH: RS ibnu Sina Gresik setiap hari menerima pasien positif covid 19.

PENUH: RS ibnu Sina Gresik setiap hari menerima pasien positif covid 19. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik kembali melaporkan penambahan positif dalam jumlah besar. Jika kemarin ada penambahan 27 orang/kasus, maka hari ini Jumat (22/5) bertambah lagi 29 kasus. Sehingga total konfirmasi positif yang sebelumnya 94 menjadi 122 orang. 

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik drg. Saifudin Ghozali mengatakan, penambahan dua hari terakhir dalam jumlah besar ini dikarenakan pihaknya aktif dan massif melakukan rapid test.

"Satgas Kabupaten Gresik sudah melakukan sekitar 3.500 rapid test. Hal ini kita lakukan untuk menyelesaikan klaster-klaster besar yang ada di Gresik," kata Ghozali.

Dijelaskan, penambahan positif hari ini didominasi oleh 4 klaster besar, yakni Klaster Sampoerna, Klaster Surabaya, Klaster Pelayaran dan Klaster Pabean.

"Semoga dengan terselesaikannya klaster-klaster besar, setelah ini penambahan menjadi landai," tuturnya.

Adapun penambahan 29 konfirmasi  positif hari ini antara lain berasal dari dua kasus di Desa Sukomulyo dan Desa Pongangan, Kecamatan Manyar masing-masing satu kasus. Kemudian satu di Desa Deliksumber dan dua kasus di Desa Kedungrukem Kecamatan Benjeng.

Selanjutnya, ada 4 kasus masing-masing berasal dari Desa Menganti, Desa Kepatihan, Desa Hulaan dan Desa Pelemwatu. Semua desa itu berada di Kecamatan Menganti.

Selain itu tambahan dua kasus positif berasal dari Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang. Daerah lain yakni satu kasus asal Desa Kembangan dan Desa Sdiomukti serta dua kasus berasal dari Desa Singosari. Ketiga daerah itu masuk Kecamatan Kebomas.

Untuk Kecamatan Gresik tambahan kasus berasal dari Desa Sidorukun dan Kelurahan Tlogopojok, masing-masing satu kasus.

Di area Gresik selatan, tambahan kasus positif covid 19 berasal dari Driyorejo, Deda Karangandong dan dua kasus dari Desa Bambe. Di Kecamatan Kedamean tambahan dari desa Glinda dan Desa Banyuurip masing-masing satu kasus.

Untuk kecamatan Cerme tambahan dua kasus positif covid 19 berasal dari Desa Cerme Lor. Sementara Kecamatan Bungah berasal dari Desa Sukorejo, Desa Masangan dan Desa Nongkokerep masing-masing satu kasus.

"Untuk positif dari Desa Hulaan ini kita laporkan sebagai konfirmasi positif meninggal, karena kemarin sudah kita laporkan sebagai PDP, tapi sudah meninggal di RS di Surabaya menunggu hasil swab. Dan hari ini hasil swab keluar positif," paparnya. 

Selain itu, hari ini juga ada pengurangan satu konfirmasi positif dari Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo. Hal ini karena setelah dilakukan tracing alamat domisilinya ada di Surabaya.

Dengan penambahan 29 kasus baru itu, maka total positif Covid-19 di Gresik yang sebelumnya ada 94 orang sekarang menjadi 122 orang.

Rinciannya, 12 orang sembuh dan 101 orang menjalani perawatan. Sedangkan yang meninggal bertambah 1 menjadi 9 orang. 

Adapun update kasus Covid-19 per hari ini, Jumat  (22/5), untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 235 orang. Selanjutnya Orang Dalam Risiko (ODR) ada 1.132 orang dan yang sudah lepas pengawasan 1.074 orang.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.165 orang. Rinciannya, yang masih dipantau 159 orang dan selesai dipantau 1.006 orang.

"Untuk pasien dalam pengawasan (PDP)  per hari ini sebanyak 204 orang. Rinciannya, dalam pengawasan 59 orang, dan selesai pengawasan 137 orang. Sementara yang meninggal sebanyak 9 orang," pungkasnya. (fir/jay)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP