alexametrics
Selasa, 26 May 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tiga Pengedar dan Satu Kurir Jaringan Narkoba LP Pamekasan Dibekuk

20 Mei 2020, 09: 29: 22 WIB | editor : Wijayanto

KOMPLOT SEDOT: Tersangka Ferry (kiri) dan tiga tersangka lain jaringan narkoba yang dikendalikan dari Lapas Pamekasan.

KOMPLOT SEDOT: Tersangka Ferry (kiri) dan tiga tersangka lain jaringan narkoba yang dikendalikan dari Lapas Pamekasan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Setelah menembak mati bandar narkoba Iwan Hadi Setiawan, 38, Manukan Ranu, Surabaya tim gabungan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya juga menangkap satu tersangka jaringan sampingnya. Satu tersangka diamankan ialah Ferry Fajar Sukmono, 29, warga Jalan Rungkut Kidul III-D, Rungkut, Surabaya. Tersangka ini merupakan salah satu kurir sabu Iwan. Polisi mengamankan 200 gram sabu-sabu (SS) dari tangan tersangka.

Pengembangan dilakukan dan berhasil menangkap tiga tersangka lain yang masih jaringan Iwan. Sepasang pasutri siri Abdullah, 33, warga Jalan Tambak Asri XXX-A, Krembangan, Surabaya dan Sonya, 32, warga Tulungagung, di Jalan Dukuh Kupang XXI, Surabaya. Satu tersangka lagi Khoirul Rahman, 20, warga Tambak Asri XXX-A, Surabaya. Dari mereka polisi mengamankan lima gram dan 50 gram sabu.

Awal setelah memberi tembakan tegas terukur pada bandar Iwan yang menyimpan 100,200 kilogram sabu dan 4000 pil ekstasi polisi mengembangkan pengungkapan tersebut dan mendapatkan tersangka Ferry. Tersangka diamankan dengan cara undercover buy di Jalan Rungkut Industri Raya, Surabaya. "Kami amankan 200 gram dari tersangka Ferry. Ia mengaku mendapat sabu dari Iwan melalui seseorang di Lapas Pamekasan," ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian.

Mendapat informasi dari Ferry, polisi mengembangkan ke pengedar lainnya. Anggota gabungan unit Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mencari keberadaan pengedar di Jalan Dukuh Kupang XXI, Surabaya. Polisi menggerebek kos tersebut dan menemukan pasutri Abdullah dan Sonya. Mereka merupakan bandar sabu dan ditemukan lima gram di kosnya tersebut. "Keduanya ikut menjual sabu. Empat poket sabu kami amankan," terangnya.

Dalam interogasi, tersangka Abdullah mengaku memiliki gudang di rumahnya di Jalan Tambak Asri XXX-A, Surabaya. Tersangka dikeler ke rumahnya tersebut. Penggeledahan dilakukan hingga ditemukan tempat penyimpanan sabu di lubang lantai di rumah tersebut. Sebanyak 50 gram sabu diamankan dari rumah tersebut. Saat itu, ada tersangka Rahman yang akhirnya ikut diciduk. "Rahman ini sebagai kurir. Jika sabu habis di kos, maka ia yang mengambil dari gudang dan mengirimkan ke tersangka Abdullah," terangnya. (gun)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP