alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Gara-Gara Salah Pilih Mak Erot, Istri pun Beralih ke Brondong Muda

08 April 2020, 04: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Semua ini akibat kurang bersyukur. Tak puas dengan ukuran Mr. P-nya, Donwori, 47, cari tukang urut. 'Itu'-nya memang membesar. Tapi karena bengkak.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karena bengkak, 'itu'-nya tidak bisa digunakan cukup lama. Sempat suatu ketika karena pengen, Karin, 45, memaksa Donwori untuk melayani. Namun belum apa-apa, Donwori sudah merintih kesakitan.

"Lima kali aku nyoba. Teteeeeep ae kesakitan. Sini sing ngrasakno dampake pole mangkel," curhat Karin di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, belum lama ini.

Karena mencoba gagal dan gagal lagi, Karin akhirnya kapok. Semacam tak lagi mau kecewa. Kadung berekspektasi tinggi, akhirnya gak kesampaian. Walhasil dia putuskan tak akan meminta ke Donwori lagi.

Di sinilah Karin mulai nakal. Karena tak dicukupi kebutuhan rohaninya, Karin pun mulai lirik-lirik yang lain. Ia pun akhirnya mengencani brondong, namanya Donjuan, 33. Yang kebetulan sangat setia menanti cintanya.

Karin sendiri mengaku kalau Donjuan sama sekali bukan tipenya. Karin lebih suka laki-laki berjenggot lebat, khas bintang film India. Sebaliknya, brondong ini tampilannya klimis. Satu-satunya yang lebat di tubuhnya hanya alis.

Namun pada akhirnya Karin mengabaikan standarnya, karena terpaksa. Pertama, karena selain Donjuan, belum ada yang menawar cintanya. Kedua, karena dia sudah kadung kesepian.

Meski awalnya terpaksa, eh lama-lama nyaman juga. Karin jadi kerap menghabiskan waktu di luar. Dia rajin keluar tengah malam. Bahkan sampai liburan.

Tak disangka sangka, dari jauh Donwori mengawasi gerak-geriknya. Suatu ketika dia protes. Namun belum sampai Donwori  marah-marah, Karin sudah memotongnya. Dengan lugas dia mengatakan agar Donwori minta cerai. Karena Donjuan sudah bersiap mau meminang. Karin pun menerimanya dengan hati yang sangat lapang.

"Gak ada rasa kasihan (ke Donwori, Red), salahe dewe dipengeng aneh-aneh gak manut. Tiru-tiru omongane koncone. Gak mesti koncone yo njajal  temenan dan berhasil," tegasnya.

Karin hanya menyayangkan. Selama ini dia adalah tipikal perempuan yang sangat neriman. Sebesar apa pun ukuran Donwori. Eh kok malah Donworinya sendiri yang tak puas. Padahal, menurut Karin, 'itu'-nya Donwori juga standar. Gak kecil-kecil amat. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP