alexametrics
Kamis, 28 May 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Cak Machfud Bagikan Bantuan Door to Door untuk Hindari Kerumunan

Warga: Itu Cara Cerdas

29 Maret 2020, 23: 09: 15 WIB | editor : Wijayanto

Cak Machfud Bagikan Bantuan Door to Door untuk Hindari Kerumunan

SURABAYA - Tokoh masyarakat asal Panjang Jiwo, Mujiono menilai Cak Machfud sebagai figur yang memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap kesulitan yang dialami masyarakat Surabaya, terutama dalam kondisi wabah Virus Corona (Covid-19) saat ini.

Di saat masyarakat mulai sulit mencari nafkah sebab imbauan karantina demi memutus Virus Corona, Cak Machfud dengan tanggap membagikan kebutuhan pokok kepada warga. 

"Pak Machfud memang sudah dikenal sebagai figur yang peduli, tapi kali ini, kepeduliannya ia kemas lewat cara yang cerdas," ujar Mujiono.

Mujiono bukan tanpa sebab mengatakan hal demikian, dia melihat jika Machfud bukan hanya mempunyai kepedulian, tapi pria yang akrab disapa cak Machfud itu juga mempunyai kecerdasan.

Mujiono mengatakan hal itu dibuktikan dengan dikirimnya pasukan pembagi sembako dan Handsantizer ke rumah-rumah warga.

"Pak Machfud kirim orangnya buat bagi-bagi sembako secara door to door ke rumah warga," ujar Mujiono.

"Itu saya liat sebagai bentuk kepedulian dan kecerdasan karena memang kita sedang dilarang untuk kumpul-kumpul," tambahnya.

Mujiono sangat mengapresiasi langkah dari Machfud itu, dia menganggap Machfud adalah figur yang sangat pantas untuk pimpin Surabaya.

"Luar biasa sekali ya pak Machfud dalam membaca situasi, figur yang seperti ini yang harusnya pimpin Surabaya, selain peduli dan cerdas, beliau juga cepat tanggap," ujar Mujiono.

Sebagaimana diketahui, hingga kini jumlah warga Indonesia yang terkonfirmasi positif terkena Virus Corona sebanyak 1285 orang, 1107 dalam perawatan, 64 sembuh dan 114 meninggal dunia. 

Sedangkan di Jawa Timur, jumlah kumulatif terdapat di Surabaya 40 orang, Sidoarjo 9 orang, Magetan 9 orang, Kabupaten Malang 5 orang.

Kemudian Kota Malang 3 orang, Gresik 2 orang, Situbondo 2 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Kediri 1 orang, Batu 1 orang, Lumajang 1 orang, Jember 1 orang, Blitar 1 orang.

Dari jumlah itu sama jumlah pasien sembuh maupun pasien meninggal di Jatim tak mengalami peningkatan, yakni sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan 4 orang dinyatakan telah meninggal dunia. (rud)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP