alexametrics
Senin, 25 May 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Cak Machfud Gotong Royong Penuhi Kebutuhan Bahan Pokok Warga

Selama Pembatasan Sosial

29 Maret 2020, 19: 39: 12 WIB | editor : Wijayanto

Cak Machfud Gotong Royong Penuhi Kebutuhan Bahan Pokok Warga

SURABAYA - Cak Machfud punya cara unik agar masyarakat mau mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah atau pembatasan sosial (social distancing) akibat wabah Virus Corona 2019 (Covid-19).

Ia memberi bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masyarakat harus mengikuti imbauan pembatasan sosial tersebut. 

"Saya rasa untuk mewujudkan social distancing bisa dengan cara kita penuhi segala kebutuhan masyarakat, khususnya bahan-bahan pokok," ujar Cak Machfud. 

Ia mengatakan, selama ini yang menjadi kendala untuk masyarakat  sehingga tidak mengikuti imbauan pemerintah soal social distancing adalah karena warga juga harus memenuhi kebutuhan hidupnya, dan itu dilakukan di luar rumah.

"Makanya, kalau kita penuhi kebutuhan masyarakat, kan mereka tidak perlu keluar rumah lagi," jelas Machfud.

Dia mengaku, kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk membantu masyarakat agar mengurangi aktifitas di luar rumah, serta membantu pemerintah dalam upaya memutus tali penyebaran Virus Corona dengan pembatasan sosial.

"Semoga dengan dicukupinya kebutuhan masyarakat, mereka cukup di rumah saja, dan semoga dengan itu tali penyebaran Corona cepat terputus," ujar Machfud.

Hingga kini, jumlah warga Indonesia yang terkonfirmasi positif terkena Virus Corona sebanyak 1285 orang, 1107 dalam perawatan, 64 sembuh dan 114 meninggal dunia. 

Sedangkan di Jawa Timur, jumlah kumulatif terdapat di Surabaya 40 orang, Sidoarjo 9 orang, Magetan 9 orang, dan Kabupaten Malang 5 orang.

Selanjutnya Kota Malang 3 orang, Gresik 2 orang, Situbondo 2 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Kediri 1 orang, Batu 1 orang, Lumajang 1 orang, Jember 1 orang, dan Blitar 1 orang.

Dari jumlah itu, sama jumlah pasien sembuh maupun pasien meninggal di Jatim tak mengalami peningkatan, yakni sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan 4 orang dinyatakan telah meninggal dunia. (rud)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP