alexametrics
Kamis, 28 May 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Dirawat Dua Pekan, Pasien Positif Covid-19 Akhirnya Sembuh

29 Maret 2020, 16: 55: 03 WIB | editor : Agung Nugroho

Dirawat Dua Pekan, Pasien Positif Covid-19 Akhirnya Sembuh

SURABAYA-Christina akhirnya berhasil melawan virus Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama kurang lebih dua pekan. Warga Kota Surabaya ini pada awal Maret 2020 mulai merasakan demam tinggi. Sekujur tubuhnya sakit hingga kehilangan nafsu makan.

Christina lalu memeriksakan kondisi kesehatannya di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Senin (9/3). Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit itu, kondisi dada kanannya membaik. "Dada kanan saya warnanya abu-abu sudah bisa sembuh karena terapi. Lalu, yang kiri memburuk berbentuk embun dan menutup-nutup," katanya.

Karena kondisinya masih belum stabil, dia dibawa ke RS Unair untuk dilakukan swab tenggorokan dan hidung pada 11 Maret. Namun, esok harinya, dengan kondisi lemas, Christina dilarikan ke RSUD dr Soetomo dan langsung masuk dalam ruang isolasi khusus.

Selama perawatan super intensif di ruang isolasi khusus, dirinya tidak mengetahui mengidap Covid-19. "Dokternya ketika itu menyemangati saya, pokoknya ibu harus sembuh, harus kuat. Imun ibu yang membentengi ibu sendiri. Dokter dan perawat tidak menyampaikan tentang penyakit saya," terang ibu dua anak tersebut.

Christina harus melewati hari paling berat selama di ruang isolasi. Pasalnya, setelah dari ruang isolasi khusus yang penuh dengan peralatan medis, dirinya harus masuk ke ruang isolasi tanpa peralatan.

Setelah hari kedelapan dirawat di RSUD dr Soetomo, akhirnya dia dapat bertemu dengan sang suami. Saat itu juga dokter menyampaikan bahwa kondisi Christina sudah resmi negatif Covid-19. “Dokter bilang itu pada suami saya kalau saya sudah kembali sehat. Saya dinyatakan negatif Covid-19," ungkapnya.

Meskipun sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan sudah kembali ke rumah, Christina tetap membatasi kegiatannya dan menjaga pola hidup agar tetap sehat. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memantau kondisi pasien yang sudah sembuh itu melalui puskesmas terdekat. Christina mendapat perhatian khusus dengan pemberian vitamin, suplemen, dan makanan sehat.

"Terima kasih kepada Bu Risma (Wali Kota Tri Rismaharini, Red) dan jajarannya atas apa yang sudah saya terima. Bahkan, selama saya sakit suami dan anak saya diperhatikan. Pemimpin memberi kejelasan terhadap bawahan. Dan bawahan menjalankan tugasnya," katanya.

Christina berharap, warga Kota Surabaya mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Apalagi, sebagai mantan pasien Covid-19, dia sudah merasakan betapa sakitnya melawan virus tersebut. “Peraturan pemerintah itu harus didengar. Ini bukan penyakit atau virus biasa. Saya sudah mengalami ini. Untuk anak muda, sudahlah, tidak usah lagi keluar nongkrong. Kita batasi interaksi. Memang ada dokter, tapi dia juga manusia," katanya.

Meskipun makin banyak pasien Covid-19 di Surabaya yang sembuh, Wali Kota Risma terus mengimbau warga untuk terus mencegah penularan Covid-19 dengan banyak mengonsumsi vitamin C, rajin berolahraga, dan istirahat teratur agar imunitas tubuh tetap stabil. Risma berharap para pemimpin perusahaan mengizinkan pegawainya keluar saat pagi untuk berjemur di bawah terik matahari minimal 15 menit. "Itu penting. Para dokter di rumah sakit pun pada jam tiga atau empat sore keluar untuk berjemur,” katanya.

Risma juga mengingatkan kembali untuk saling menjaga jarak satu sama lain minimal 1,5 hingga dua meter untuk mencegah penyebaran virus corona.

Risma juga mengimbau warga yang sedang sakit agar menggunakan masker. Warga yang sehat, kalau masih ragu, silakan menggunakan masker. Upaya preventif lain adalah dengan rajin mencuci tangan. Sebab, tangan sering kali digunakan untuk mengusap bibir, hidung, atau mata. Hal itu menyebabkan tubuh cepat tertular virus.

Adapun warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) atau orang dengan risiko (ODR) yang sudah dites dan hasilnya negatif, agar tetap menjaga stamina tubuhnya. Caranya dengan banyak minum vitamin B dan C serta istirahat yang cukup. "Saya harap tetap menggunakan masker, menjauhi kerumunan, serta tetap kontrol rutin ke rumah sakit rujukan,”pungkasnya. (rmt/rek)

(sb/rmt/Nug/JPR)

 TOP