alexametrics
Kamis, 28 May 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

PPDB Madrasah Diminta Ikuti Protokol Kesehatan

MTsN 4 Sidoarjo Pilih Ditutup Sementara

29 Maret 2020, 16: 34: 13 WIB | editor : Agung Nugroho

SEMANGAT: Salah satu siswa kelas 8C MTsN 4 Sidoarjo, M. Aditya nampak belajar di rumah didampingi ibunya.

SEMANGAT: Salah satu siswa kelas 8C MTsN 4 Sidoarjo, M. Aditya nampak belajar di rumah didampingi ibunya. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Sejumlah kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPDB) nampaknya harus ditunda terlebih dahulu. Misalnya, di MTsN 4 Sidoarjo. Kegiatan PPDB yang sedang berlangsung itu untuk sementara ditutup mulai Jumat (27/3). Hal terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan madrasah. 

Wakil Kepala Urusan Humas MTsN 4 Sidoarjo,  Nur Sjamsuarini Pudji Astutik mengatakan, jika pelaksanaan PPDB di MTsN 4 Sidoarjo akan ditutup mulai hari ini. Pendaftaran akan mulai dibuka kembali pada Jumat (3/4) hingga Sabtu (4/4) mendatang, dengan catatan tetap memperhatikan prosedur kesehatan sesuai yang telah ditentukan. 

"Maka kegiatan tes PPDB yang kami rencanakan digelar pada 5 April akan ditunda, kami masih akan merapatkan kembali," katanya kepada Radar Sidoarjo, Kamis (26/3).

Bagaimana dengan proses belajar mengajar? Astutik menjelaskan, sesuai dengan edaran pemerintah, pembelajaran siswa dilakukan di rumah. Semetara itu, para guru di MTsN 4 Sidoarjo memberi tugas kepada siswa untuk dikerjakan di rumah melalui whatsapp. Sehingga pembelajaran tetap berlangsung. 

"Kalau ujian nasional kan sudah resmi dihapus, jadi sudah tidak ada lagi ujian nasional, dan regulasinya sudah ada di surat edaran," ujarnya. 

Sementara itu, Plt Kepala Kemenag Sidoarjo, Moh. Arwani menjelaskan, ada sejumlah regulasi terkait dengan proses PPDB, baik tingkat RA, MI, MTs, MA dan MAK, selama dalam masa pencegahan persebaran virus corona. Di antaranya madrasah diminta untuk menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan. 

Sistem PPDB juga dianjurkan untuk digelar secara online atau dengan bentuk lain. Yang jelas tetap memperhatikan mekanisme protokol kesehatan. "Sesuai dengan surat edaran Kemenag Kantor Wilayah Jawa Timur, jika mekanisme penetapan hasil PPDBnya dilakukan oleh madrasah," katanya. (far/nis)

(sb/far/Nug/JPR)

 TOP