alexametrics
Rabu, 03 Jun 2020
radarsurabaya
Home > Sidoarjo
icon featured
Sidoarjo

Dispendukcapil Sidoarjo Tutup Sementara Seluruh Layanan Tatap Muka

29 Maret 2020, 14: 56: 02 WIB | editor : Agung Nugroho

ANTRE: Sejumlah pemohon saat menunggu antrean layanan admindukcapil di kantor dispendukcapil Sidoarjo beberapa waktu lalu

ANTRE: Sejumlah pemohon saat menunggu antrean layanan admindukcapil di kantor dispendukcapil Sidoarjo beberapa waktu lalu (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo akhirnya resmi menutup sementara seluruh jenis layanan admindukcapil yang berbasis tatap muka. Hal tersebut setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pencegahan persebaran virus corona. 

Plt Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma mengatakan, penutupan sementara  layanan admindukcapil dengan tatap muka itu mulai berlaku hari ini, Senin (30/3) hingga Senin (13/4) mendatang. Jika masih tidak memungkinkan, maka penutupan layanan tatap muka bisa diperpanjang. 

"Karena yang jelas pemkab akan terus melihat situasi dan kondisi yang ada, apakah nantinya memungkinkan dibuka kembali atau tidak," katanya. 

Kendati seluruh layanan tatap muka mulai ditiadakan sementara, namun proses layanan stetap berjalan. Lantas apa langkah Dispendukcapil? Reddy menjelaskan, jika pihaknya saat ini menambah jumlah layanan berbasis online alias hotline dukcapil, dari dua nomor menjadi empat nomor. 

Penambahan dua nomor untuk untuk layanan hotline dukcapil sendiri, masing-masing untuk layanan klarifikasi data kependudukan serta satu nomor lainnya untuk layanan edukasi dan informasi. Seluruh layanan via hotline itu harus memiliki nomor antrean online terlebih dahulu.

"Kecuali untuk layanan edukasi dan informasi tidak perlu memiliki nomor antrean, jadi bisa langsung," jelasnya. 

Sebelumnya, Dispendukcapil telah memiliki dua nomor untuk layanan hotline. Kedua nomor tersebut masing-masing nomor untuk layanan kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), e-KTP dan surat pindah.  "Nomor lainnya untuk akta kelahiran dan akta kematian," ujarnya. (far/nis)

(sb/far/Nug/JPR)

 TOP