alexametrics
Senin, 25 May 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diintai Sebulan, Bandar SS Digerebek dengan BB 93 Poket Sabu

29 Maret 2020, 13: 57: 36 WIB | editor : Wijayanto

PASRAH: Tersangka Suwito, 44, tak berkutik diamankan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

PASRAH: Tersangka Suwito, 44, tak berkutik diamankan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Sepak terjang Suwito, 47, sebagai bandar sabu-sabu (SS) berakhir di balik jeruji besi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Lelaki yang tinggal di Jalan Bendul Merisi Jaya, Wonocolo, ini ditangkap Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak setelah dilakukan pengejaran selama sebulan.
Menurut informasi, tersangka yang mengaku bekerja sebagai kuli bangunan itu ditangkap setelah ada informasi dari masyarakat terkait peredaran SS di kawasan Bendul Merisi. Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi bergerak melakukan penyelidikan di tempat tinggal tersangka."Anggota melakukan penyelidikan selama satu bulan karena tersangka pernah ditahan kasus pemerasan dan licin (saat ditangkap, Red)," ujar Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Yasin, Minggu (29/3).Setelah dipastikan di rumah, tersangka lalu digerebek. Hasil penggeledahan di kamarnya, ditemukan 93 poket SS siap edar, dua buah handphone (HP), dan uang tunai hasil penjualan Rp 1, 2 juta. "Tersangka sudah dua tahun menggeluti bisnis narkoba," imbuhnya.Perwira pertama dengan tiga balok di pundak ini menyatakan, tersangka mendapat pasokan SS dari Bangkalan, Madura. Setiap satu gramnya dibeli dengan harga Rp 800 ribu. Lalu oleh tersangka, lanjut Yasin, SS dijual dengan harga Rp 1,5 juta per satu gram. Selain dijual per gram, tersangka juga memecah SS menjadi poket hemat."Dia merupakan bandar yang sering mengedarkan sabu di wilayah Bendul Merisi, Sidosermo, dan pembelinya juga banyak yang dari luar kota," tandasnya. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman 20 tahun kurungan penjara. (rus/gun)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP