alexametrics
Senin, 25 May 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Pengasuh Ponpes Al-Fatich Puji Kepedulian Cak Machfud untuk Ponpesnya

28 Maret 2020, 21: 43: 41 WIB | editor : Wijayanto

Pengasuh Ponpes Al-Fatich Puji Kepedulian Cak Machfud untuk Ponpesnya

SURABAYA - Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatich, KH Abuya Harus Ali Tamam memuji kepedulian Machfud Arifin yang dirasa sangat memperhatikan lingkungan pondok pesantren.

Hal itu disampaikan Kiai Harus, sapaan karibnya, setelah dirinya mendapat kunjungan dari Machfud Arifin di pesantrennya guna penyemprotan cairan disinfektan.

"Pak Machfud Arifin sowan kemari, membawa misi baik untuk pondok pesantren, yaitu penyemprotan disinfektan agar lingkungan ponpes terhindar dari corona," ujar Kiai Harus.

Kiai Harus menambahkan jika cairan disinfektan memang sangat dibutuhkan oleh pesantrennya. Dia bersyukur Machfud Arifin memberikan apa yang sedang pesantrennya butuhkan.

"Alhamdulillah, beliau datang membawa apa yang sangat kita butuhkan," ujar Kiai Harus.

Dia mengungkapkan banyak terimakasih kepada pria yang sedang dicalonkan menjadi Wali Kota Surabaya itu atas kepeduliannya terhadap pondok pesantren yang diasuhnya.

"Saya sangat berterimakasih kepada Pak Machfud yang sudah sangat perhatian kepada ponpes kami, khususnya," kata Abuya.

"Semoga Pak Machfud selalu dilindungi oleh Allah, dan semua hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT," tutup Kiai Harus.

Sebagaimana diketahui, pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid 2019 telah mewabah ke seluruh dunia termasuk di Indonesia. Per hari ini sudah 1.155 warga Indonesia terkonfirmasi positif corona, 994 dalam perawatan, 59 sembuh dan 102 tercatat meninggal dunia. 

Untuk Surabaya sendiri, jumlah kasus virus corona mencapai 77 orang terkonfirmasi positif, 4.568 orang dalam pemantauan, 307 pasien dalam pemantauan, 8 sembuh dan 4 meninggal dunia.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) juga telah mengonfirmasi penambahan 11 orang penderita yang terkonfirmasi positif corona.

Menurut keterangan, 7 dari 11 orang yang terpapar berada di Surabaya. Ini menunjukkan bahwa Surabaya merupakan kota dengan jumlah penderita terbanyak di antara kota lain di Jawa Timur. (rud)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP